Breaking News:

Mihrab

Milad GAM Betepatan dengan Hari Jumat, Berikut Daftar Tata Laksana Shalat Jumat 4 Desember 2020

Berikut kami turunkan daftar tata laksana Shalat Jumat 4 Desember 2020 bertepatan dengan 19 Rabiul Akhir 1442 H.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Jamaah Shalat Idul Adha 1439 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (22/8/2018). 

SERAMBINEWS.COM –  Setiap tanggal 4 Desember menjadi hari paling bersejarah bagi para mantan pejuang Gerakan Aceh Merdeka (GAM). 

Pada tanggal tersebut setiap tahunnya diperingati sebagai hari kelahiran organisasi GAM yang diproklamirkan Dr Teungku Hasan Muhammad Di Tiro.

Deklarasi GAM itu diumumkan Hasan Tiro kepada dunia di Bukit Tjokkan, pada tanggal 4 Desember 1976.

Namun tak banyak orang tahu, mengapa Hasan Tiro menetapkan 4 Desember sebagai hari kelahiran GAM, yang menurut ideologinya adalah sebagai gerakan lanjutan dari perjuangan kemerdekaan Aceh di bawah bendera Aceh-Sumatera National Liberation Front (ASNLF).

Dalam bukunya The Price of Freedom: The Unfinished Diary of Tengku Hasan Di Tiro, deklarator GAM itu menuliskan bahwa deklarasi kemerdekaan Aceh harus dilakukan pada tanggal 4 Desember, karena alasan simbolis dan historis.

Keputusan ini merujuk pada peristiwa Belanda yang berhasil menembak dan membunuh Kepala Negara terakhir Aceh-Sumatera, Tengku Tjhik Maat di Tiro, di medan perang Alue Bhot, Tangse pada 3 Desember 1911.

Baca juga: KPA Tepis Isu akan Ada Pergerakan Massa ke Banda Aceh Pada Milad GAM 4 Desember

Oleh karena itu, Belanda menghitung tanggal 4 Desember 1911, sebagai hari berakhirnya Negara Aceh sebagai entitas yang berdaulat, dan hari "kemenangan" final Belanda atas Kerajaan Aceh-Sumatera, seperti yang ditegaskan Kolonel H J Schmidt, komandan Belanda yang memimpin serangan di Alue Bhot.

“Namun, itu sama sekali tidak berlaku karena perang melawan Aceh tidak berakhir dengan jatuhnya Tengku Tjhik Maat di Tiro pada pertempuran Alue Bhot sejak perjuangan dilanjutkan oleh para korban selamat tahun 1911,” tulis Hasan Tiro.

Menurut Hasan Tiro, Negara Aceh Sumatera tidak pernah menyerah ke Belanda. Perjuangan terus berlanjut.

Bendera Aceh akan selalu berkibar untuk mengenang gugurnya pejuang muda Aceh yang heroik Tengku Tjhik Maat di Tiro.

“Untuk seterusnya, sampai akhir zaman, bendera itu dari Aceh akan dinaikkan lagi keesokan harinya, pada tanggal 4 Desember di tempat yang paling suci untuk menandakan renaissance dan kontinuitas masyarakat Aceh Sumatera dan negara bagian Aceh Sumatera selama-lamanya,” sebut Hasan Tiro.

Dalam buku The Price of Freedom: The Unfinished Diary of Tengku Hasan Di Tiro itu juga diketahui, bahwa Tengku Tjhik Maat di Tiro adalah pamannya Hasan Tiro.

Besok, Jumat (4/12/2020) merupakan hari peringatan organisasi GAM yang juga bersamaan dengan pelaksanaan shalat jumat.

Berikut ini daftar lengkap khatib dan imam shalat Jumat 4 Desember 2020 bertepatan dengan 19 Rabiul Akhir 1442 H, di 63 masjid wilayah Kota Banda Aceh.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved