Senin, 8 Juni 2026

Petisi Beasiswa

Koalisi Barisan Muda Aceh Serahkan Petisi ke Mabes Polri Terkait Pembegalan Beasiswa

Mudasir juga menjelaskan dari hasil temuan Inspektorat Aceh menyebutkan mahasiswa yang menerima beasiswa tersebut berasal dari usulan 24 Anggota DPR

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Perwakilan Mabes Polri saat menerima petisi barisan muda Aceh. 

Laporan Fikar W Eda I Jakarta

SERAMBINEWS.CIM, JAKARTA - Perwakilan Mabes Polri menerima petisi dari Koalisi Barisan Muda Aceh Nusantara (KBMA Nusantara) di sela-sela aksi demontrasi yang digelar di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Demonstrasi dilakukan terkait kasus pembegalan dana pendidikan atau beasiswa aspirasi anggota DPR Aceh pada tahun 2017 yang tidak pernah tuntas diusut sampai sekarang oleh Polda Aceh.

Koordinator Aksi KBMA Nusantara Mudasir mengatakan bahwa aksi itu sebagai wujud protes atas kepastian hukum yang ada di Polda Aceh saat ini.

Beberapa saa setelah aksi digelar, perwakilan demonstran kemudian menyerahkan petisi kepada aparat Mabes Polri.

"Kita minta kasus ini ditindaklanjuti dan diusut secara serius. Sudah tiga tahun, kasusnya dingin-dingin saja," tukas Mudasir.

Baca juga: Polda Tangkap Pemilik Showroom Mobil Bekas di Banda Aceh, Tipu Pelanggan Sampai 1 Miliar

Baca juga: Baru Saja Nikah, Keluarga Pengantin Pria Tiba-tiba Lucuti Celana Pengantin Wanita untuk Cek Perawan

Ia sangat menyayangkan jika kasus dugaan pembegalan beasiswa aspirasi anggota DPR Aceh itu tidak diselesaikan, sebab sangat merugikan masyarakat.

Ia meminta pihak-pihak yang membegal dana beasiswa dihukum keras.

Mudasir juga menjelaskan dari hasil temuan Inspektorat Aceh menyebutkan mahasiswa yang menerima beasiswa tersebut berasal dari usulan 24 Anggota DPR Aceh, jumlah yang diusulkan dewan dan permohonan mandiri mencapai 938 orang, terdiri atas 852 usulan dewan, dan 86 secara mandiri.

Mudasir melanjutkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (DPA BPSDM), anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 109 miliar dengan realisasi Rp 96 miliar.

Dari jumlah tersebut dialokasikan untuk pendidikan Rp 22 miliar dengan realisasi Rp 19 miliar lebih.

Konfirmasi terhadap penerima beasiswa tersebut, pemotongan yang dilakukan bervariasi mulai dari Rp 7 juta hingga Rp 28 juta.

Dari Mabes Polri, para demonstran melanjutkan aksinya di Kantor KPK dengan tuntutan serupa.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved