Sabtu, 11 April 2026

Tips Kesehatan

Moms Jangan Khawatir Saat Bayi Cegukan, Kenali Penyebab dan Begini Cara Mengatasinya

Cegukan terjadi ketika diafragma bayi berkontraksi menyebabkan udara keluar secara paksa melalui pita suara yang tertutup, bagaimana mengatasinya?

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
Tung256 dari Pixabay
Foto - Ilustrasi bayi sedang menguap 

SERAMBINEWS.COM - Cegukan dapat terjadi pada semua usia, bahkan di bawah usia satu tahun.

Cegukan bisa datang kapan saja sepanjang hari menyebabkan ketidaknyamanan,

Namun, sebagai orang dewasa bisa langsung menghentikan cegukan jangka pendek dengan minum air, tetapi saat cegukan menimpa bayi, itu bisa menjadi pengalaman yang berbeda.

Ini karena bayi tidak tahu apa yang terjadi dan mungkin terkejut dengan cegukan, dan mereka juga bisa mengalami ketidaknyamanan.

Apa Penyebab Cegukan Pada Bayi?

Cegukan terjadi ketika diafragma bayi (otot di bawah dada bayi yang memisahkan perut dari dada) berkontraksi menyebabkan udara keluar secara paksa melalui pita suara yang tertutup, menciptakan suara cegukan.

Cegukan sangat umum terjadi pada bayi di bawah usia 12 bulan.

Faktanya, bayi yang baru lahir seringkali mengalami cegukan di dalam kandungan bahkan sebelum mereka lahir.

Pada bayi baru lahir, refleks cegukan sangat kuat dan mereka menghabiskan 2,5 persen waktunya pada tahap cegukan yang baru lahir.

Baca juga: Moms, Berikut 14 Tips Sederhana agar Bayi Anda Tidur Lelap tanpa Perlu Diayun-ayun dan Digendong

Dan kemudian saat mereka mencapai tahap bayi, cegukan secara bertahap menurun terus berlanjut sepanjang masa dewas.

Cegukan adalah tindakan refleks, yang berarti kita tidak bisa menghentikannya terjadi atau mengendalikannya. Biasanya, cegukan bisa hilang dalam beberapa menit.

Pakar kesehatan tidak yakin tentang penyebab pasti cegukan pada bayi.

Tapi, diyakini bahwa cegukan bisa terjadi pada bayi karena beberapa alasan berikut:

  • Sedangkan makan dan minum jika terlalu banyak udara yang tertelan di saat yang bersamaan bisa terjadi cegukan.
  • Saat bayi makan terlalu cepat.
  • Saat bayi diberi makan berlebihan.
  • Emosi yang kuat, seperti kegembiraan atau stres pada bayi juga bisa menyebabkan cegukan.

Faktor-faktor ini dapat menyebabkan perut bayi membesar dan saat perut mengembang, ia mendorong diafragma, memicu kejang yang menyebabkan cegukan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved