Selasa, 12 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Rumah Terendam Banjir, Gadis di Aceh Utara Pingsan Tersengat Listrik Saat Cabut Cas HP 

“Tadi pagi Maulida masuk ke dalam kamarnya yang sudah terendam banjir hendak mengambil HP yang sebelumnya dicas. Kemudian ketika mencabut cas HP...

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Foto: Keluarga
Seorang gadis asal Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara tersengat listrik dirawat di RSU Cut Meutia, Aceh Utara. 

“Tadi pagi Maulida masuk ke dalam kamarnya yang sudah terendam banjir hendak mengambil HP yang sebelumnya dicas. Kemudian ketika mencabut cas HP, saat itulah korban tersengat listrik,” ujar Irfan, warga Desa Rayeuk Pange, Kecamatan Pirak Timu, kepada Serambinews.com, Sabtu (5/12/2020). 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON - Maulida (21) gadis asal Desa Rayeuk Pange, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara pingsan setelah tersengat listrik ketika mencabut cas HP di kamarnya yang sedang terendam banjir, Sabtu (5/12/2020) pagi. 

Akibat kejadian tersebut, kini korban harus mendapat perawatan di RSU Cut Meutia Aceh Utara. 

“Tadi pagi Maulida masuk ke dalam kamarnya yang sudah terendam banjir hendak mengambil HP yang sebelumnya dicas. Kemudian ketika mencabut cas HP, saat itulah korban tersengat listrik,” ujar Irfan, warga Desa Rayeuk Pange, Kecamatan Pirak Timu, kepada Serambinews.com, Sabtu (5/12/2020). 

Disebutkan, saat tersengat listrik tersebut korban sempat berteriak sebelum pingsan.

Lalu, keluarganya yang berada dalam rumah mendapati korban sudah pingsan.

Kemudian, peristiwa tersebut diberitahukan kepada warga. 

Baca juga: Kemenag Aceh Singkil Kini Miliki Pusat Layana Haji Terpadu, Ini Keuntungannya Bagi Calon Jamaah

Korban kemudian dibawa dengan menggunakan mobil dari Rayeuk Pange ke Puskesmas Matangkuli.

Namun, karena Puskesmas Matangkuli juga sedang direndam banjir, sehingga korban harus dibawa ke RSU Cut Meutia Aceh Utara. 

“Ternyata Puskesmas Matangkuli juga banjir, sehingga kemudian kemenakan saya dibawa dengan ambulans Puskesmas Matangkuli ke RSU Cut Meutia Aceh Utara di Lhokseumawe,” ujar Irfan. 

Disebutkan, setelah mendapat perawatan awal di ruang Instalasi Rawat Darurat (IGD) korban sudah mulai sadarkan diri.

Namun, korban belum bisa berbicara.

Diduga, kemungkinan masih trauma dengan kejadian tersebut. (*)

Baca juga: Lima Bupati di Aceh Tandatangani MoU dengan UTU, Terkait Implementasi Kampus Merdeka

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved