Video
VIDEO - Viral Siswa SMA Tendang Dada Perwira Polisi, Ternyata Pelaku Mabuk dan Sudah Minta Maaf
Seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kupang berinisial EG (17) menendang dada seorang perwira polisi
Penulis: Samsul Idris | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM - Seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kupang berinisial EG (17) menendang dada seorang perwira polisi.
Bukan hanya menendang, polisi tersebut juga ditantang berkelahi.
Pasca-kejadian itu, polisi menangkap EG dan membawanya ke Mapolres Kupang.
Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung mengemukakan, mulanya sejumlah warga di Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur melakukan unjuk rasa.
Baca juga: Bom Melotov Dilempar ke Pos Polisi Dekat Fly Over, Pelaku Tinggalkan Pesan di Kertas Putih
Baca juga: Kisah Pilu Ibu Hamil Tua Meninggal Bersama Janin, Alami Kejang hingga Ditolak 7 Rumah Sakit
Unjuk rasa tersebut rupanya digelar tanpa izin sehingga polisi pun hendak membubarkannya.
Salah satu anggota yang membubarkan adalah polisi berpangkat perwira dan masih bertetangga dengan pelaku.
Saat aksi unjuk rasa itu, pelaku EG rupanya sedang berada di dekat lokasi.
Baca juga: Satu Keluarga Pilih Mengungsi, Takut Rumah Mereka KembaliTertimpa Longsor Saat Tengah Malam
EG ketika itu dalam kondisi mabuk minuman keras.
Melihat sekelompok pemuda mabuk, polisi berpangkat perwira meminta EG yang sudah dikenalnya untuk pulang ke rumah.
Namun tak disangka, EG marah dan malah menendang dada polisi tersebut.
Baca juga: Kondisi Terkini Ustaz Yusuf Mansur Usai Dirawat di RSPAD Gatot Subroto
Tak berhenti sampai di situ, EG juga menantang polisi berkelahi dengannya.
Polisi tak membalas perlakuan EG. "Saat ditendang anggota tidak bereaksi dan memintanya untuk pulang," kata Aldinan.
Insiden penendangan itu rupanya terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial.
Baca juga: Gowes dari Yogjakarta Menuju Nol Km Sabang, Pemuda Bersama Bule Spanyol Ini Sudah Tiba di Pidie Jaya
Polisi pun kemudian menangkap EG yang kabur usai menendang petugas.
"Tadi setelah kejadian dan videonya viral, kami langsung amankan pelajar itu," ungkap Aldinan.
Namun lantaran masih di bawah umur, EG yang sempat dibawa ke Mapolres Kupang akan dikembalikan ke keluarganya.
Sumber: Kompas.com
Baca juga: Dua Rumah di Kecamatan Silih Nara Terbakar, Warga Sempat Panik Lihat Asap Hitam