Breaking News:

Sholawat

Baca Sholawat Nabi, Dosa Diampuni, Penyakit Disembuhkan, Rezeki pun Dimudahkan Allah SWT

Untuk memuji dan mengagungkan beliau, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak membaca sholawat sebagai bentuk kecintaan

Editor: Nur Nihayati
via 123RF.com
Sholawat Nabi 

Untuk memuji dan mengagungkan beliau, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak membaca sholawat sebagai bentuk kecintaan

SERAMBINEWS.COM - Bulan Rabiul Awal disebut juga bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Sebagian umat muslim sudah seharusnya kita mengagungkan Rosulullah SAW baginda Nabi Muhammad SAW setiap hari khususnya di bulan kelahirannya.

Untuk memuji dan mengagungkan beliau, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak membaca sholawat sebagai bentuk kecintaan kepada baginda Nabi Besar Muhammad SAW.

Maulid Nabi merupakan sebuah peringatan hari lahir atau Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12
Rabiul Awal
(berdasarkan kalender Islam).

Meski demikian, terdapat dua versi terkait asal usul kelahiran Nabi Muhammad.

Baca juga: Sholat Dhuha, Tata Cara dan Niat, Agar Diberkahi Rezeki dan Diampuni Dosa

Baca juga: Remaja Putri Aceh Ini Tinggalkan Australia karena Pandemi, Ceritakan Kerinduan Lewan Lagu Jazz

Baca juga: Dinsos Nagan Raya Tegaskan Sanksi, Stiker Dibuka akan Dihapus dari Daftar Penerima Bantuan PKH/BPNT

Terdapat sebuah riwayat yang bersumber dari sahabat Nabi mengungkapkan jika Nabi Muhammad lahir pada Senin 12 Rabiul Awwal, bertepatan dengan tahun gajah.

Namun, terdapat riwayat yang bersumber dari ahlul bait Nabi, Nabi Muhammad lahir ketika terbit fajar, hari Jumat 17 Rabiul Awwal tahun gajah.

Walaupun terdapat berbagai versi terkait kelahiran Nabi Muhammad, tetap lah kelahirannya tersebut menjadi malam yang mulia.

Nabi Muhammad dilahirkan di Kota Mekkah dari seorang ibu bernama Aminah dan ayahnya bernama Abdullah.

Lahirnya Nabi Muhammad di bulan Rabi’ul Awal seiring musimnya bunga berkembang disebut merupakan isyarat bahwa ajaran yang dibawanya akan berkembang di seluruh dunia.

Ayahanda Nabi Muhammad meninggal dunia ketika perjalanan pulang setelah berdagang dari Syam dan kemudian singgah di Madinah.

Lalu, sang ayah jatuh sakit dan meninggal dunia ketika Nabi Muhammad masih berada di kandungan.

Ketika memperingati Maulid Nabi Muhammad, tidak terdapat anjuran khusus untuk membaca sebuah doa tertentu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved