Breaking News:

Kasus Tewasnya 6 Laskar FPI, Pengacara Keluarga Tolak Rekonstruksi Kepolisian

"Sejauh ini Komnas HAM kan juga sudah berjalan lakukan investigasi bang terkait kasus tersebut," lanjutnya.

Editor: Faisal Zamzami
Tribunnews/JEPRIMA
Kuasa hukum dari Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar saat memberikan keterangan pers kepada awak media di depan gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2020). Pada kesempatan tersebut Kamil Pasha menyebutkan bahwa kliennya berhalangan hadir untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum keluarga korban, Aziz Yanuar menegaskan pihaknya menolak rekonstruksi lanjutan yang dilakukan kepolisian atas tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Aziz pun mengemukakan alasannya atas hal itu.

"Ini dugaan tragedi pelanggaran HAM berat, dan Komnas HAM bersama Tim Pencari Fakta yang independen harus dibentuk untuk hal ini guna objektivitas penyelesaian kasus," kata Aziz saat dikonfirmasi, Rabu (16/12/2020).

Aziz sendiri mengapresiasi kerja Komnas HAM dalam mengusut peristiwa ini.

"Sejauh ini Komnas HAM kan juga sudah berjalan lakukan investigasi bang terkait kasus tersebut," lanjutnya.

Dirinya meminta publik agar mendukung Komnas HAM terkait kasus ini.

"Alhamdulillah, kita doa dan dukung selalu supaya Komnas HAM terus tuntas usut ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjawab keraguan masyarakat terkait rekonstruksi 6 orang laskar FPI yang ditembak mati di jalan tol Jakarta-Cikampek, Karawang pada Senin 7 Desember 2020 lalu.

Menurut Listyo, rekonstruksi merupakan bagian dari proses penyidikan yang dilakukan oleh Polri.

Sebaliknya, rekonstruksi yang digelar pada Senin 14 Desember 2020 dini hari, masih belum final.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved