Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Tanggul Rantaupakam Semakin Kritis, DPRK Aceh Tamiang Minta Pemkab Gunakan Dana Darurat

Pemerintah diharapkan bertindak cepat untuk memerbaiki tanggul yang kritis, karena kondisinya sudah mengancam keselamatan penduduk.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Fadlon bersama pengurus PA saat meninjau kerusakan tanggul di Rantaupakam, Kamis (17/12/2020) petang 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon meminta pemerintah kabupaten menggunakan dana darurat untuk memperbaiki tanggul Rantaupakam yang rusak akibat tergerus banjir.

Pernyataan ini disampaikan Fadlon usai meninjau langsung kondisi tanggul yang berada di Kampung Rantaupakam, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, Kamis (17/12/2020) petang.

Dalam kunjungan itu Fadlon mengajak serta salah satu Kasi di Bidang Pengairan Dinas PPUPR Aceh Tamiang.

“Melihat kerusakan yang begitu parah, kita meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk segera melakukan perbaikan,” kata Fadlon.

Fadlon menjelaskan gerusan air sungai hanya menyisakan sedikit tebing. Bila tidak ada penanganan cepat dan serius, maka sisa tebing tanggul ini dikhawatirkan jebol.

“Kalau ini terjadi, maka sejumlah kampung yang ada di dua kecamatan, Bendahara dan Bandamulia akan terendam air,” ujarnya.

Diakuinya persoalan kerusakan tebing ini membutuhkan anggaran besar dan dukungan penuh Pemerintah Aceh.

Politisi PA ini pun akan membangun komunikasi dengan seluruh anggota DPRA dari Dapil 7 untuk membantu menyusun anggaran pembangunan talud.

“Kalau untuk kepentingan rakyat sebaiknya jangan banyak berpikir, harus cepat sebelum terjadi bencana yang lebih besar,” tegasnya.

Baca juga: Cegah Banjir, Dandim Aceh Utara Minta Semua Pihak Jaga Kelestarian Lingkungan

Baca juga: Gagal di Tanjakan, Truk Pengangkut Beras Terguling di Bukit Seumadam, Ini Identitas Sopir dan Kernet

Baca juga: VIDEO Ibu Panik dan Histeris di Lobi Hotel, Minta tolong Bayinya yang Sudah Tak Bergerak

Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Tamiang, T Helmi Ahmad yang ikut meninjau kerusakan tanggul itu pun berharap pemerintah daerah bertindak cepat karena kondisinya sudah mengancam keselamatan penduduk.

"Jangan lambannya penanganan tanggul tersebut, masyarakat akan menerima kerugian yang cukup besar," kata Helmi didampingi Sekretaris DPW PA Kabupaten Aceh Tamiang, Adi Syahputra.

Sebelumnya Camat Bendahara Fakhrurrazi Syamsuar menyebut ada sembilan tikungan sungai berpotensi jebol. Kondisi ini disebutnya sudah dia laporkan ke provinsi atas arahan Bupati Aceh Tamiang Mursil.

“Dari sembilan tikungan itu, tiga di antaranya dalam kondisi kritis,” kata Aji.(*)

Baca juga: VIRAL Bocah Perempuan Berkacak Pinggang Masak di Dapur Ikuti Gaya Bunda, Bikin Gemes dan Tuai Pujian

Baca juga: Tim Masyarakat Peduli Sejarah Aceh Ekpedisi ke Aceh Singkil

Baca juga: Menyedihkan! Tak Ada Keluarga, Jasad Warga Aceh Tertahan di Malaysia, Sudah 14 Hari di Rumah Sakit

Baca juga: VIDEO Aksi 2 Turis Ceburkan Diri dan Motor di Pelabuhan Bali, Pelaku Minta Maaf di Media Sosial

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved