Rabu, 8 April 2026

Internasional

400 Ribu Warga Arab Saudi Masuk Penerima Pertama Vaksin Covid-19

Sebanyak 400.000 orang lebih dari kelompok berisiko tinggi Arab Saudi mendaftar untuk menerima vaksin Covid-19.

Editor: M Nur Pakar
AP
Vaksin Pfizer-BioNTech memerlukan dosis awal yang diikuti dengan suntikan penguat dengan interval 21 hari di antara masing-masing untuk mencapai tingkat kemanjuran 95 persen 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Sebanyak 400.000 orang lebih dari kelompok berisiko tinggi Arab Saudi mendaftar untuk menerima vaksin Covid-19.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Senin (21/12/2020) mengatakan pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Sehaty.

“Peserta yang menerima dosis pertama vaksin berada dalam kondisi stabil tanpa timbul masalah,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly.

“Kami mengingatkan semua bahwa sangat penting bahwa setiap orang menerima dosis kedua (suntikan penguat) untuk memastikan kekebalan penuh terhadap virus," jelasnya.

Dia mengatakan petugas kesehatan akan menjaga kontak dan menindaklanjuti status orang yang telah mendapat dosis pertama.

Baca juga: Tolak Jadi Pengacara Habib Rizieq, Yusril Sebut Sudah Murtad, Malah Sarankan Minta Bantuan Prabowo

Kemudian, petugas akan memberi janji untuk mendapatkan dosis kedua, sesuai dengan jadwal yang disediakan oleh produsen vaksinasi, seperti dilansir ArabNews.

Vaksin Pfizer-BioNTech membutuhkan dosis awal diikuti dengan suntikan penguat dengan interval 21 hari.

Di antaranya untuk mencapai tingkat kemanjuran 95 persen untuk mencegah atau mengurangi efek gejala infeksi Covid-19.

Pada konferensi pers Minggu (20/12/2020), juru bicara Kemenkes juga mencatat perubahan tingkat infeksi di seluruh wilayah Kerajaan dalam dua minggu terakhir ini.

Enam wilayah Kerajaan telah menunjukkan stabilitas dengan peningkatan jumlah hingga 10 persen

Sedangkan Riyadh, Qassim, Hail, Jazan dan Perbatasan Utara telah menunjukkan penurunan kasus sebesar 50 persen.

Wilayah Baha dan Jouf telah menunjukkan peningkatan sebesar 50 hingga 100 persen dalam dua minggu terakhir.

Baca juga: Kematian Akibat Virus Corona Tertinggi, Seoul Larang Pertemuan Lebih dari 4 Orang

Ada 162 kasus baru yang tercatat di Arab Saudi pada Minggu (20/12/2020).

Sehingga meningkatkan jumlah infeksi menjadi 361.010 orang.

Saat ini terdapat 3.010 kasus aktif dan 416 pasien dalam perawatan kritis.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved