internasional
Anggota Kongres AS, Ilhan Omar Tolak Vaksin Covid-19, Lebih Penting Pekerja Garis Depan
Anggota Kongres AS Muslim, Ilhan Omar menolak disuntk vaksin Covid-19. Dia beralasan anggota Kongres tidak lebih penting daripada pekerja garis depan
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Anggota Kongres AS Muslim, Ilhan Omar menolak disuntk vaksin Covid-19.
Dia beralasan anggota Kongres tidak lebih penting daripada pekerja garis depan
Dilansir AP, Selasa (22/12/2020), tidak seperti banyak anggota Kongres lainnya yang mengantre untuk menerima suntikan, Ilhan Omar sebaliknya, menolak.
Omar berargumen memalukan bagi anggota kongres untuk mendapatkan vaksin sebelum orang-orang yang bekerja di garis depan.
"Kami tidak penting," kata Omar.
Baca juga: Malaysia Membeli Vaksin AstraZeneca, Mencari Lebih Banyak Lagi Dari China dan Rusia
Dia menambahkan:
"Itulah sebabnya saya tidak akan menerimanya."
"Orang yang paling membutuhkannya, harus mendapatkannya."
Dia tidak menyebutkan secara spesifik apakah Omar berniat untuk divaksinasi di lain waktu.
Keputusan anggota Kongres dari Minnesota berbeda dengan rekan-rekannya di Capitol Hill yang telah menerima dosis pertama vaksin.
Badan Pengawas Obat dan Makanan bulan ini mengesahkan dua vaksin untuk penggunaan darurat.
Dikembangkan oleh perusahaan farmasi Pfizer dan Moderna, yang diberikan dalam dua dosis terpisah agar efektif.
Jutaan pengiriman telah diluncurkan di seluruh negeri, dengan petugas kesehatan dan penghuni panti jompo di antara yang pertama menerimanya, serta politisi.
Baca juga: Aktivis Wanita Pakistan Ditemukan Tewas di Kanada, Kelompok HAM Minta Penyelidikan
Tindakan tersebut menandai langkah besar untuk mengatasi pandemi yang kini telah menewaskan lebih dari 315.000 orang di AS.
Brian Monahan, dokter yang hadir di Kongres, mendorong anggota kongres untuk mendapatkan vaksin dan mulai memberikannya kepada beberapa anggota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/senator-muslim-as-ilhan-omar2.jpg)