Internasional

Warga Inggris Berebut Pindah ke Spanyol dan Portugal Menjelang Brexit

Warga Inggris ramai-ramai pindah ke Spanyol atau Portugal menjelang Brexit atau Inggris resmi keluar dari Uni Eropa.

Editor: M Nur Pakar
Reuters
Warga Inggris Michelle Jones berjalan-jalan di pantai Fuengirola, Laut Mediterania, Spanyol. 

"Saya merasa banyak dari mereka yang datang untuk mendaftarkan alamat dan mengambil sertifikat," kata Maria Ricardo, yang memproses aplikasi residensi di dewan Loule di pantai Algarve Portugal.

"Mereka hanya ingin tiket ke Eropa," ujarnya.

"Untuk mendapatkan izin tinggal, Anda harus memiliki alamat terdaftar, mampu menghidupi diri sendiri secara finansial dan memiliki akses ke perawatan kesehatan," tambahnya.

"Saya tidak yakin apakah saya akan tinggal, tetapi sangat mudah untuk mendapatkan tempat tinggal dan saya tahu tenggat waktu Brexit makin dekat," kata James Ellsmoor (27).

Dia seorang pemilik bisnis dan pekerja jarak jauh yang tiba di Lisbon pada November 2020.

Baca juga: Kejari Tetapkan Staf Ahli Bupati Aceh Singkil Tersangka Korupsi DOKA, Tersangkut Saat Jadi Kadinsos

Bagi warga Inggris yang melewatkan tenggat waktu 31 Desember, pindah ke negara Eropa berarti mematuhi aturan untuk migran non-UE, mungkin termasuk visa kerja bersponsor.

Pandemi virus Corona dan penutupan perbatasan yang tidak dapat diprediksi telah menambah lapisan urgensi ekstra.

"Itu semua bertindak sebagai badai yang sempurna," kata Samantha Harding (49) yang pindah ke Cascais di Portugal pada September 2020.

Karena baru bisa bekerja dari jarak jauh, dia memutuskan siap untuk pindah.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved