Breaking News:

Kronologi 2 Emak-emak asal Aceh Ditangkap Polda Jambi, 1,900 Gram Sabu Disimpan dalam Gendongan Bayi

Dua orang ibu rumah tangga atau emak-emak asal Aceh diringkus Ditresnarkoba Polda Jambi, Selasa (15/12/2020) lalu,  karena nekat jadi kurir narkotika

Editor: Faisal Zamzami
Sumber foto: Aryo Tondang
Nekat jadi kurir narkotika jenis sabu-sabu, dua wanita asal Aceh diringkus Ditresnarkoba Polda Jambi, Selasa (15/12/2020) lalu. 

SERAMBINEWS.COM, JAMBI - Dua orang ibu rumah tangga atau emak-emak asal Aceh diringkus Ditresnarkoba Polda Jambi, Selasa (15/12/2020) lalu,  karena nekat jadi kurir narkotika jenis sabu-sabu.

Keduanya diringkus petugas, di sebuah loket bus, yang berada di kawasan Jalan Kapten Pattimura, Simpang Rimbo, Alam Barajo, Kota Jambi, sesaat setelah tiba dari Aceh.

Modus keduanya dengan menyimpan narkoba di dalam gendongan bayi untuk mengelabui petugas kepolisian.

Dalam kasus ini para pelaku yang ditangkap sepuluh orang.

Selain menyita 1,900 gram sabu, polisi juga menyita 40 butir pil ekstasi dari total 10 tersangka yang ditangkap, termasuk dua ibu asal Aceh.

Dua di antaranya wanita yang menjadi kurir sabu-sabu tersebut dengan menyimpannya di dalam tas gendongan bayi yang dikemas dalam sebuah map warna coklat.

Dua kurir sabu-sabu asal Aceh yang ditangkap  yakni, Nurmi Husen (55) dan Nurfita Hasanah (30).

Penangkapan keduanya berawal saat Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi mendapat informasi, bahwa di loket bus tersebut akan dilakukan transaksi sabu-sabu.

Mendapat informasi, timnya langsung melakukan penelusuran dan belum lama tiba di loket.

Tersangka langsung diperiksa petugas, dan mendapati barang bukti sabu-sabu yang disimpan di dalam gendongan bayi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved