Kamis, 14 Mei 2026

Internasional

Ribuan Warga Mesir Terjebak di Timur Tengah, Seusai Penerbangan Dihentikan

ekitar 1.485 warga Mesir terdampar di negara-negara di Timur Tengah. Setelah serangkaian penangguhan penerbangan selama beberapa hari terakhir

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Warga Mesir mengantri di Bandara Internasional Kuwait sebelum naik penerbangan repatriasi ke Kairo pada 5 Mei 2020. 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Sekitar 1.485 warga Mesir terjebak di negara-negara di Timur Tengah.

Setelah serangkaian penangguhan penerbangan selama beberapa hari terakhir, harian lokal Ahram Online melaporkan pada Rabu (23/12/2020).

Warga Mesir yang terdampar telah mengajukan aplikasi online untuk mendapatkan dukungan dari negara asal mereka, kata Menteri Urusan Emigrasi dan Ekspatriat Mesir, Nabila Makram.

Aplikasi tersebut sebagian besar berasal dari UEA, Arab Saudi, Oman dan Turki, tambahnya.

Baca juga: Donald Trump Buka Hubungan Maroko dengan Israel, UEA dan Mesir Sambut Baik

Baca juga: Model Mesir Ditangkap, Langgar Larangan Pemotretan di Piramida Kuno

Baca juga: Mesir Bekukan Aset Tiga Pekerja HAM Terkemuka

Makram mengatakan akan menindaklanjuti warga negara yang terdampar dan memberi mereka dukungan, termasuk jika ingin kembali ke Mesir.

Arab Saudi, Kuwait dan Oman, Senin (21/12/2020) mengumumkan menangguhkan penerbangan setelah lebih banyak infeksi virus Corona dilaporkan di Inggris.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved