Internasional
Ribuan Warga Mesir Terjebak di Timur Tengah, Seusai Penerbangan Dihentikan
ekitar 1.485 warga Mesir terdampar di negara-negara di Timur Tengah. Setelah serangkaian penangguhan penerbangan selama beberapa hari terakhir
SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Sekitar 1.485 warga Mesir terjebak di negara-negara di Timur Tengah.
Setelah serangkaian penangguhan penerbangan selama beberapa hari terakhir, harian lokal Ahram Online melaporkan pada Rabu (23/12/2020).
Warga Mesir yang terdampar telah mengajukan aplikasi online untuk mendapatkan dukungan dari negara asal mereka, kata Menteri Urusan Emigrasi dan Ekspatriat Mesir, Nabila Makram.
Aplikasi tersebut sebagian besar berasal dari UEA, Arab Saudi, Oman dan Turki, tambahnya.
Baca juga: Donald Trump Buka Hubungan Maroko dengan Israel, UEA dan Mesir Sambut Baik
Baca juga: Model Mesir Ditangkap, Langgar Larangan Pemotretan di Piramida Kuno
Baca juga: Mesir Bekukan Aset Tiga Pekerja HAM Terkemuka
Makram mengatakan akan menindaklanjuti warga negara yang terdampar dan memberi mereka dukungan, termasuk jika ingin kembali ke Mesir.
Arab Saudi, Kuwait dan Oman, Senin (21/12/2020) mengumumkan menangguhkan penerbangan setelah lebih banyak infeksi virus Corona dilaporkan di Inggris.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-mesir-di-bandara-kuwait.jpg)