Breaking News:

Investasi

PT Trans Continent Datangkan Alat Berat Seharga Rp 5,5 M, Bayar Pajak Impor di Aceh Rp 530 Juta

Hingga saat ini, kata Ismail Rasyid, total investasi PT Trans Continent di Kawasan Logistik Berikat (KLB) di Beurandeh, telah mencapai total Rp 50 M.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/Handover
Alat berat jenis shore crane merek Sany milik PT Trans Continent saat tiba di Kawasan Logistik Berikat (KLB) di Beurandeh, Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar, Selasa (22/12/2020) sore. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Perusahaan multimoda PT Trans Continent mendatangkan alat berat seharga Rp 5,5 miliar, untuk mendukung operasional mereka di Aceh.

Alat berat jenis shore crane merek Sany ini didatangkan langsung dari China melalui pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.

Dari Belawan, alat berat yang mampu mengangkut beban 80 ton ini kemudian dibawa melalui jalan darat ke kawasan logistik berikat yang dibangun PT Trans Continent Aceh, di Beurandeh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.

“Alhamdulillah, shore crane ini sudah tiba di basecamp pada Selasa 22 Desember 2020 sore,” kata Ismail Rasyid, CEO PT Trans Continent kepada Serambinews.com di Banda Aceh, Kamis (24/12/2020).

Menurutnya, shore crane ini didatangkan untuk mendukung operasional perusahaan di Aceh.

“Shore crane ini alat berat multi fungsi, mampu mengangkat heavy cargo berkapasitas 80 ton,” ujar Ismail.

Menjawab Serambinews.com, alat berat ini dibeli baru dari China dengan nilai total (termasuk ongkos angkut) senilai Rp 5,5 miliar.

Seperti sebelumnya, seluruh proses importasi atau kepabeanan diselesaikan di Aceh.

Ismail menyebutkan, nilai pajak impor yang dibayarkan untuk alat berat tersebut sekitar Rp 530 juta.

“Seluruh alat kerja baru yang kita datangkan ke Aceh pajak impornya kita bayar di Aceh. Ini memang sengaja, untuk membuktikan bahwa tidak ada kendala dalam berinvestasi di Aceh,” ujar Ismail Rasyid.

“Kami mengapresiasi kinerja jajaran Kantor Pelayanan Bea Cukai Banda Aceh, mereka sangat cepat memproses segala urusan terkait kepabeanan alat kerja yang kita datangkan,” ungkap putra kelahiran Matangkuli, Aceh Utara ini.

Baca juga: Trans Continent Bangun Basecamp di Aceh Besar, Kaget dengan Kemudahan dan Cepatnya Proses Izin

Baca juga: Dukung Pengembangan KEK Barsela, Pemkab Aceh Jaya Teken MoU dengan PT Trans Continent

Hingga saat ini, kata Ismail Rasyid, total investasi PT Trans Continent di Kawasan Logistik Berikat (KLB) di Beurandeh, telah mencapai total Rp 50 miliar.

Ditanya apa yang akan menjadi fokus pekerjaan PT Trans Continent di KLB Meurandeh, Ismail Rasyid mengatakan,

“Kita mempersiapkan semua Infrastruktur. Sehingga kapan saja diperlukan kita sudah siap.”

Baca juga: Pernah Jadi Kernet Labi-labi Jurusan Pasar Aceh - Lhoknga, Ismail Rasyid Kini Bos di 7 Perusahaan

Baca juga: VIDEO - Mantan Wakasad Tinjau Lahan Bakal Basecamp PT Trans Continent di Aceh

Salurkan Lembu dan Beras

Pada Kamis (24/12/2020), PT Trans Continent menyerahkan bantuan satu ekor lembu jantan dewasa dan 2,6 ton beras kepada masyarakat di Gampong Beurandeh, Kecamatan Masjid Raya Aceh Besar.

Bantuan lembu dan beras ini diserahkan oleh Yusuf Rasyid, mewakili CEO PT Trans Continent, Ismail Rasyid, serta dihadiri oleh Direktur Komersial PT Trans Continent, Juliwal.

Yusuf Rasyid mengatakan, bantuan lembu dan beras ini diserahkan pihak Trans Continent untuk membantu masyarakat Beurandeh yang akan melaksanakan kenduri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Ini sebagai bentuk corporate social responsibilities perusahaan kepada masyarakat sekitar,” kata Yusuf Rasyid.(*)

Baca juga: VIDEO - Ismail Rasyid, Putra Aceh Pemilik 7 Perusahaan Swasta Nasional

Baca juga: Pengusaha Aceh Ismail Rasyid: Corona Berdampak ke Sektor Transportasi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved