Breaking News:

Berita Internasional

200 Ribu Bayi Lahir tanpa Direncanakan di Filipina, Dua Juta Kelahiran Menyusul, Ini Penyebabnya!

Untuk diketahui Filipina telah menerapkan beberapa kali lockdown, namun sampai saat ini Filipina masih belum mampu mengalahkan gempuran virus corona.

Editor: Ibrahim Aji
Pixabay
iIustrasi bayi 

Untuk diketahui Filipina telah menerapkan beberapa kali lockdown, namun sampai saat ini Filipina masih belum mampu mengalahkan gempuran virus corona.

SERAMBINEWS.COM, MANILA - Dampak virus corona atau Covid-19 tidak saja menghantam sektor ekonomi global.

Virus asal Wuhan, Cina, itu juga berdampak pada terjadinya ledakan kelahiran.

Hal itulah yang kini dirasakan negara Filipina, dampak dari penerapan Lockdown terketat di dunia.

Untuk diketahui Filipina telah menerapkan beberapa kali lockdown, namun sampai saat ini Filipina masih belum mampu mengalahkan gempuran virus corona.

Saat lockdown diberlakukan, hal ini berarti semua warga dilarang keluar rumah kecuali untuk membeli barang-barang pokok atau olahraga di luar.

Transportasi publik juga berhenti beroperasi dan penerbangan dibatalkan, sementara restoran hanya boleh melayani pesanan yang dibawa pulang.

Baca juga: Warga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Rumah Sakit, Pecahkan Pintu Hingga Petugas Lapor Polisi

Tentara berpatroli di jalan-jalan dengan pengangkut personel lapis baja, pos pemeriksaan polisi membatasi pergerakan dan hanya satu anggota keluarga yang diizinkan keluar untuk berbelanja persediaan makanan.

Melansir BBC, Kamis (23/12/2020), lockdown juga berarti ratusan ribu wanita Filipina tidak dapat mengakses alat kontrasepsi.

Hal ini mengakibatkan banyak kehamilan yang tidak direncanakan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved