Breaking News:

Berita Pidie

Beredar Pesan di WhatsApp, Anak Diculik Hendak Dibawa ke Medan, Ini Penjelasan Polres Pidie

Informasi yang disebarkan itu adalah hoax. Untuk itu, masyarakat tidak perlu menyebarkan informasi hoax, sehingga membuat warga lainnya tidak tenang.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/M Nazar
Kasat Reskrim Pidie, Iptu Ferdian Chandra SSos MH. 

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Ferdian Chandra MH, kepada Serambinews.com, Sabtu (26/12/2020) mengatakan, informasi yang disebarkan itu adalah hoax. Untuk itu, masyarakat tidak perlu menyebarkan informasi hoax, sehingga membuat warga lainnya tidak tenang.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Beredar pesan penting melalui WhatsApp, bahwa anak diculik dibawa ke Medan.

Informasi penting justru dibagikan berantai lewat WhatsApp.

Sehingga, belum diketahui kebenaran pesan penting tersebut.

Serambinews.com, Sabtu (26/12/2020), menerima pesan itu berisi:

"Tadi saya ketemu dengan anak2 yang diambil tanpa sepengetahuan orang tuanya lagi main main. Mau di bawa ke medan...takdir Allah, ban kendaraan yang mereka pakai meletus dalam perjalanan ke Medan, ......sehingga mereka terjatuh...ada yang patah ada yg ke RS....lalu dibantu sama kawan saya dirawat dan dibawa ke tempat urut dan RS. Ini lagi dicari orang tuanya... Mohon  awasi anak2 kita... Moga Allah lindungi kita sekeluarga  dan anak2  kita dari segala marabahaya...
Aamiin.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Ferdian Chandra MH, kepada Serambinews.com, Sabtu (26/12/2020) mengatakan, informasi yang disebarkan itu adalah hoax.

Baca juga: 16 Tahun Tsunami Aceh - Kisah PLTD Apung dan Cerita Korban Tsunami yang Selamat

Untuk itu, masyarakat tidak perlu menyebarkan informasi hoax, sehingga membuat warga lainnya tidak tenang. 

Jika ada informasi, hendaknya warga mengecek lebih dahulu kebenaran informasi tersebut.

"Saat ini, belum adanya infomasi itu terjadi di wilayah Pidie, saya telah sampaikan ke jajaran, agar tidak ada menyebar WA tersebut," ujarnya. 

Ia menyebutkan, pihak Polres Pidie mengimbau warga tetap di rumah dan tetap menjalankan protokoler kesehatan dan menjaga keamanan. (*)

Baca juga: Kesal Uang Kembalian Minuman Keras Dibelikan Rokok, Pemabuk Tikam Teman Pakai Badik Hingga Tewas

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved