Harga Sawit
Harga Sawit di Aceh Singkil Terus Melejit
Tingginya harga sawit menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Aceh Singkil, yang mayoritas menggantungkan hidup dari bersawit.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Harga tandan buah segar kelapa sawit (TBS) di Kabupaten Aceh Singkil, terus melejit.
Tercatat di tingkat petani mencapai Rp 1.650 per kilogram di tingkat petani.
Harga tersebut merupakan rekor tertinggi sejak satu dasawarsa terakhir.
"Harga sawit naik lagi Rp 1.650 per kilo, sangat lumayan," kata Saprudin pemilik kebun kelapa sawit di wilayah Kecamatan Suro.
Tingginya harga sawit menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Aceh Singkil, yang mayoritas menggantungkan hidup dari bersawit.
Naiknya harga sawit juga membuat perekonomian warga bergairah, setelah sempat terpukul akibat pandemi Covid-19.
Baca juga: Simak 7 Tips Menjawab Dengan Tepat Pertanyaan Wawancara Kerja Soal Alasan di-PHK dari Pekerjaan Lama
Baca juga: VIRAL Sempat Kira Demam Biasa, Ternyata Idap Covid-19, Gadis Bagikan Pengalaman Dikarantina
Apalagi produksi tandan buah kelapa sawit, berangsur pulih. Setelah sempat trek (penurunan produksi).
"Masih trek tapi tidak parah lagi. Buah sedikit-sedikit mulai pulih," kata Fardi petani sawit di Singkil Utara.
Petani berharap harga TBS kelapa sawit terus berada di kisaran Rp 1.500 per kilonya. Sebab dengan harga tersebut, petani beruntung serta membantu menggerakkan perekonomian masyarakat yang lesu akibat Covid-19.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harga-tbs-di-aceh-timur-membaik.jpg)