Berita Aceh Utara
Kisah Sukses Babinsa dan Warga Budidaya Ikan di Aceh Utara, dari 6 Keramba Jadi 72
tercetus ide untuk mengembangkan budidaya ikan air tawar di desa Tanjong Dalam Selatan dengan memanfaatkan potensi alam yang ada di desa. keramba ikan
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Muhammad Hadi
Sebagai seorang Babinsa, Serda Syamsudin tentunya harus peka terhadap permasalahan di desa Binaanya.
Salah satunya masalah ekonomi di desa binaanya yang sebagai warganya adalah petani.
Baca juga: Jurnalis Serambi Juara I Lomba TMMD ke-109
Berawal dari hal itu, kemudian tercetus ide untuk mengembangkan budi daya ikan air tawar di desa Tanjong Dalam Selatan dengan memanfaatkan potensi alam yang ada di desa tersebut.
Desa Tanjong Dalam Selatan, terdapat aliran sungai yang selama ini belum memanfaatkan secara maksimal sehingga Serda Syamsuddin memiliki ide untuk membuat kerabah budidaya ikan air tawar sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Dia melihat ada potensi sungai yang ada ini ditumbuhi semak belukar, apabila di kelola dengan baik tentunya dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar," jelas Oke.
Kemudian sambung Dandim, Serda Syamsuddin dan Abdullah menemui Danramil 29/Langkahan Kapten Inf Fakhrizal untuk menyampaikan rencanannya itu.
Selanjutnya di sampaikan oleh Kapten Inf Fakhrizal kepada Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Agung Sukoco, SH (Dandim 0103/Aceh Utara pada saat itu).
Selanjutnya, pada bulan Juli dan Agustus 2019, Kodim 0103/Aceh Utara melaksanakan program Serbuan Teritorial (Serter) TA. 2020.
Baca juga: Pelaminan Tanpa Pengantin, Calon Suami Hanyut Jelang Resepsi Pernikahan, Tamu Meneteskan Air Mata
Salah satunya pembuatan bioflog sebanyak 10 buah dan keramba sebanyak 6 buah yang lokasinya di desa Tanjung Dalam Selatan, Langkahan, Aceh Utara.
Dari bantuan Program Serter TNI AD TA. 2020 dan berbekal ilmu yang dimilikinya tentang Budidaya Ikan air tawar.
Kemudian Serda Syamsuddin bersama kelompoknya mengembangkannya dari 6 keramba dan kini telah menjadi 72 keramba serta 20 Bioflok yang sudah terisi ikan.
Diantaranya, Ikan Patin sebanyak 12.000 ekor, Ikan Nila 50.000 ekor, dan 15.000 ekor Ikan Lele.
Ia mengungkapkan, bahwa untuk pakan perharinya menyediakan sebanyak 20kg untuk ikan Patin, 30 kg untuk ikan Nila, dan 10 kg untuk pakan ikan Lele.
Baca juga: Pangdam IM: Saya Senang Dapat Tugas ke Aceh
Sementara itu Serda Syamsudin mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pangdam Iskandar Muda dan Danrem 011/Lilawangsa serta Dandim 0103/Aceh Utara yang telah membantu baik bibit maupun pakan ikan kepada warga binaanya tersebut.
Selain itu, Abdullah (37) warga Desa Tanjong Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara berharap adanya perhatian maupun dukungan dari Pemerintah daerah setempat dalam kegiatan yang telah digerakan TNI.
Khususnya Babinsa Koramil Langkahan Jajaran Kodim 0103/Aceh Utara dalam membantu ekonomi masyarakat.
"Kami berharap Pemerintah Daerah dapat mendukung budidaya ikan air tawar ini kedepannya baik bibit, pakan dan sampai dengan pemasaran," pungkasnya.(*)
Baca juga: Program Swasembada Pangan, Babinsa Bantu Petani Memupuk Jagung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/keramba-ikan-di-aceh-utara_ikan-air-tawar.jpg)