Sabtu, 11 April 2026

Internasional

Jet Tempur Israel Gempur Suriah, Satu Tentara Tewas

Jet tempur Israel menggempur Suriah pada Rabu (30/12/2020) pagi, menewaskan satu tentara Suriah dan melukai tiga lainnya.

Editor: M Nur Pakar
AFP/JALAA MAREY
Tank tempur Merkava Israel mengambil posisi dekat Moshav Kidmat Tzvi di Dataran Tinggi Golan yang dianeksasi Israel pada 25 Desember 2020. 

SERAMBINEWS.COM, DAMASKUS - Jet tempur Israel menggempur Suriah pada Rabu (30/12/2020) pagi, menewaskan satu tentara Suriah dan melukai tiga lainnya.

Serangan setelah tengah malam di wilayah Zabadani, pinggiran Damaskus menargetkan unit pertahanan udara Suriah yang juga menyebabkan kerusakan.

Itu adalah serangan kedua yang dilaporkan dalam seminggu terakhir.

Sebelumnya, jet Israel membom sasaran di kota Masyaf, Suriah tengah pada Kamis (24/12/2020).

Laporan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut dan tidak ada komentar langsung dari Israel, yang jarang melaporkan serangannya di Suriah selama perang saudara Suriah.

Baca juga: Jelang Pertemuan Menlu Rusia dan Turki, Rusia Kembali Kerahkan Pasukan ke Suriah 

Dilansir AP, sebuah kelompok pemantau perang yang berbasis di Inggris, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan serangan Israel menargetkan gudang senjata dan roket.

Digunakan oleh kelompok militan Hizbullah Lebanon yang bersekutu dengan Iran dan milisi lainnya.

Iran dan milisi sekutunya telah memainkan peran kunci dalam perang saudara Suriah sejak 2011.

Dalam beberapa tahun terakhir, Israel telah mengakui telah melakukan puluhan serangan udara di Suriah.

Sebagian besar ditujukan pada dugaan pengiriman senjata Iran yang diyakini menuju Hizbullah.

Baca juga: VIDEO - Beratnya Kehidupan Anak-anak Suriah, Tetap Ceria Meski Belajar di Tenda

Dalam beberapa bulan terakhir ini, para pejabat Israel telah menyatakan keprihatinan ke Hizbullah mencoba membangun fasilitas peluru kendali presisi.

Pengamat mengatakan daerah yang ditargetkan adalah pegunungan.

Gudang-gudang itu telah diukir di gunung, yang selama bertahun-tahun konflik menjadi tempat berlindung bagi milisi yang didukung Iran.

Observatorium juga mengatakan serangan itu menghantam unit pertahanan udara Suriah di daerah itu.

Baca juga: VIDEO - Pemuda Disabilitas KORBAN PERANG Suriah, Hanya Bisa Menunggu Bantuan

Ketika berusaha menanggapi rudal yang masuk, menewaskan satu tentara dan melukai lima lainnya.

Pasukan Rusia, juga sekutu utama pemerintah Suriah, dikerahkan di dekatnya, kata Observatorium.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved