Selasa, 12 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Awal 2021, Harga Daging Sapi Stabil, Ayam Potong Bergerak Naik, Telur Ayam Berangsur Turun

Di awal tahun baru 2021, harga daging sapi di Pasar Daging Induk Lambaro, Aceh Besar dan Pasar Daging Peunayong...

Tayang:
Penulis: Herianto | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Persediaan telur ayam ras di sebuah toko grosir di kawasan Lambaro, Aceh Besar. 

Laporan Herianto | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Di awal tahun baru 2021, harga daging sapi di Pasar Daging Induk Lambaro, Kabupaten Aceh Besar dan pasar daging Peunayong, dan beberapa tempat penjualan daging sapi lainnya di Banda Aceh dan Aceh Besar, realatif stabil. Daging kualitas terbaik dijual dengan harga sekitar Rp 130.000 per kg dan tulang rusuk Rp 50.000 per kg.

Sementara ayam potong harganya sedikit naik. Ayam potong seberat 1,6 – 1,8 Kg dijual dengan harga Rp 45.000 – Rp 50.000 per ekor, sebelumnya berkisar Rp 40.000 – Rp 43.000 per ekor ekor. Sedangkan telur ayam ras, harganya berangsur turun dari Rp 50.000 turun menjadi Rp 48.000 -  45.000 per lemping (30 butir).

Amir, pedang daging sapi di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar yang dimintai penjelasannya mengatakan, di awal tahun baru 2021 ini, harga daging sapi relatif stabil Rp 130.000 per kg dan tulang rusuk Rp 50.000 per Kg.

Relatif stabilnya harga daging sapi di awal tahun baru 2021 ini, menurut Amir, pertama karena permintaan daging sejak akhir tahun 2020 lalu sampai diawal tahun baru 2021, masih stabil.

Masyarakat yang datang membeli daging sapi ke Pasar Daging Induk Lambaro ini, kata Amir, untuk tiga keperluan. Pertama untuk masak pribadi di rumah, kedua untuk kebutuhan restauran dan rumah makan, atau katering dan untuk kebutuhan kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Polisi Masih Dalami Motif 2 Remaja Buat Parodi Penghinaan Lagu Indonesia Raya, Begini Kronologisnya

Baca juga: 15 Kata Ucapan Selamat Kelahiran Bayi Perempuan, Berisi Doa & Harapan, Lengkap dengan Bahasa Inggris

Pedagangan sapi lainnya, Hasan mengatakan, pagi ini ia potong sapi satu ekor seberat 300 kg. Setengah badan dijualnya sendiri ( 2 potong paha) dan setengah badan (dua potong paha)  lagi di jual orang lain.

“Sampai siang tadi, sudah habis satu potong paha dan tinggal satu potong paha lagi. Pada siang hari nanti, ia perkirkan satu paha lagi akan habis,”ujar Ridwan.

Pedagang ayam potong di Pasar Induk Lambaro, Amin mengatakan, pagi ini ia dapat pasokan ayam potong dari penyalur sebanyak 100 ekor.

Setiap ekor harga ayam yang dipasok penyalur dijual dengan harga Rp 40.000/ekor. Karena harga pengambilan dari penyalur ayam potong sudah tinggi mencapai Rp 40.000/ekor, untuk ukuran sedang dan besar (1,6 – Rp 1,8 Kg), maka penjualan ecerannya menjadi Rp 45.000 – Rp 50.000/ekor.

Menurut penjelasan penyalur kepada kami sebagai pedagang ayam potong, kata Amin,  harga jual ayam potong naik, sejak akhir tahun lalu, dan sampai awal tahun baru, dipengaruhi akibat kenaikan harga pakan ayam dan bibit ayam potong.

Baca juga: Tiga Kecamatan di Gayo Lues Memiliki Belanja Daerah di Atas Rp 2 Miliar, Pantan Cuaca Paling Rendah

Penyalur ayam potong, tidak bisa lagi menjual dengan harga Rp 33.000 – Rp 35.000/ekor, tapi sudah naik menjadi Rp 40.000 – Rp 43.000/ekor.

Selain itu, sejak akhir tahun lalu sampai awal tahun baru 2021 ini,  permintaan ayam potong, dari masyarakata naik berkisar 10 – 15 persen, dari bulan Nopember 2020 lalu.

Meningkatkan permintaan ayam potong, menurut Amin, untuk kebutuhan hiburan di tahun baru 2021, kedua sampaiawal tahun baru ini, masih berlangsung kenduri maulid nabi. Banyak masyarakata yang melaksanakan kenduri maulid nabi, yang menggunkan menu ayam potong dan daging sapi.

Untuk telur ayam ras, di awala tahun baru 2021 ini, harganya mulai menurun. Di bulan Desember 2020 lalau, harganya naik, di awal tahun 2021 ini, harganya mulai menurun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved