Sabtu, 9 Mei 2026

Fenomena

Selama Januari 2021, Tujuh Benda Langit Melintas Dekat Bumi

"Pada Januari 2021 ini, setidaknya ada 7 asteroid yang akan lewat dekat Bumi dan 3 fenomena lainnya yang akan menghiasi langit Indonesia."

Tayang:
Editor: Nasir Nurdin
(SHUTTERSTOCK/Dima/Kompas.com)
Ilustrasi asteroid dekat Bumi. 

Alam menghadirkan berbagai fenomena yang sebagian besar di antaranya masih menjadi misteri bagi ilmu pengetahuan. Begitu juga dengan benda-benda langit, secara periodik melintasi Bumi kita.  Pada Januari 2021 ini, misalnya, para astronom menginformasikan akan ada tujuh asteroid yang akan melintasi Bumi. Masih pada periode yang sama, juga ada tiga fenomena lainnya yang bakal menghiasi langit Indonesia.

SERAMBINEWS.COM - Penampakan benda langit, termasuk asteroid selalu menarik perhatian para ilmuwan, termasuk masyarakat pengagum fenomena yang berbalut misteri itu.

Kawasan Indonesia, secara periodik menjadi lintasan berbagai benda langit, termasuk fenomena alam lainnya. Bahkan, bagi para pemburu benda-benda langit, tak segan menghabiskan dana besar untuk menuju ke zona-zona penampakan, ketika di wilayahnya terhalang atau jauh dari lintasan.

Dikutip dari Kompas.com, khusus untuk periode bulan Januari 2021 ini, setidaknya akan ada sekitar 7 asteroid yang akan lewat dekat bumi dan 3 fenomena lainnya yang menghiasi langit Indonesia.

Berikut 10 daftar fenomena langit Januari 2021.

Baca juga: Petugas Amankan Pasangan Asusila di Kamar Kos Malam Tahun Baru, Remaja Kepergok Bawa Alat Hisap Sabu

Baca juga: Heboh di Swiss, Nenek Meninggal Dunia Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

1. Perihelion Bumi pada 2 Januari 2021. Astronom amatir Indonesia, Marufin Sudibyo menjelaskan bahwa perihelion Bumi adalah titik terdekat Bumi ke Matahari dalam orbit lonjongnya dengan Matahari menempati salah satu titik fokus ellips.

Perihelion Bumi akan terjadi pada Sabtu (2/1/2021) pada pukul 20.50 WIB dengan jarak 147,093 juta km.

Pada saat itu Matahari akan tampak 3 persen lebih besar ketimbang ketampakan pada saat aphelion di bulan Juli 2021 kelak.

"Dan Bumi menerima intensitas cahaya Matahari 7 persen lebih tinggi dibandingkan pada saat aphelion," kata Marufin kepada Kompas.com, Jumat (1/1/2021).

2. Puncak hujan meteor Quadrantids, 3-4 Januari 2021. Hujan meteor Quadrantids adalah hujan meteor yang terkenal memiliki intensitas besar yaitu lebih dari 100 meteor per jam.

Meteor-meteor Quadrantid seakan-akan berasal dari rasi kuno Quadrant Muralis, yang kini menjadi bagian rasi Bootes. Namun sesungguhnya berasal dari remah-remah komet tak dikenal yang lewat di dekat Bumi pada tahun 1490 dan terpecah-belah.

Baca juga: Perahu Tenggelam di Waduk Cirata Purwakarta, Lima Orang Ditemukan Tewas

3. Asteroid 2003 AF23 pada 3 Januari 2021. Asteroid 2003 AF23 ditemukan pada tahun 2003, memiliki diameter 235 meter dan tergolong asteroid dekat-bumi kelas Aten sehingga memiliki orbit yang bisa bersinggungan dengan orbit Bumi.

Pada Minggu (3/1/2021), asteroid ini akan lewat di dekat Bumi dalam jarak 18,3 kali lipat jarak rata-rata Bumi-Bulan atau setara 7 juta kilometer.

"Asteroid ini tidak memiliki potensi untuk bertabrakan dengan Bumi, setidaknya hingga satu abad ke depan," ucap dia.

4. Asteroid 2016 CO247 pada 6 Januari 2021. Asteroid 2016 CO247 ditemukan pada tahun 2016, memiliki diameter 282 meter dan tergolong asteroid dekat-bumi kelas Apollo sehingga memiliki orbit yang bisa bersinggungan dengan orbit Bumi.

Baca juga: Remaja Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya Ternyata juga Pandai Kelabui Petugas di Dunia Maya

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved