Internasional
Senator Ben Sasse Menangis, Partainya Akan Tolak Hasil Electoral College, Gagalkan Kemenangan Biden
Senator Partai Republik, Ben Sasse menangis, partainya berencana menolak sertifikasi pemungutan suara Electoral College minggu depan.
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Senator Partai Republik, Ben Sasse menangis, partainya berencana menolak sertifikasi pemungutan suara Electoral College minggu depan.
Hal itu akan memicu kekacauan, jika kemenangan Joe Biden dibatalkan oleh Kongres AS.
Dia mengatakan kesediaan partainya untuk menghibur klaim tidak berdasar Presiden Donald Trump tentang penipuan pemilih dalam pemilihan tahun ini.
Dipicu oleh kekhawatiran tentang bagaimana presiden dan basisnya akan bereaksi, jika kalah dari Joe Biden.
"Presiden dan sekutunya sedang bermain api," kata Sasse dalam posting Facebook yang panjang pada Rabu (30/12/2020) malam.
"Jika Anda membuat klaim besar, Anda sebaiknya memiliki bukti," katanya.
Baca juga: 6 Januari 2021, Kesempatan Terakhir Donald Trump Rebut Kemenangan Joe Biden
"Tapi presiden tidak dan begitu pula anggota Kongres yang akan keberatan dengan pemungutan suara di Electoral College," jelasnya, seperti dilansir AP, Kamis (31/12/2020).
Sebelumnya Senator Josh Hawley, juga dari Partai Republik mengumumkan keberatan dengan sertifikasi hasil Electoral College di beberapa negara bagian pada 6 Januari 2021.
Sebuah langkah yang akan memaksa rekan-rekannya dari Partai Republik untuk memilih apakah akan menolak klaim palsu Trump tentang menipu atau mencabut hak jutaan pemilih.
"Mari kita perjelas apa yang terjadi di sini," ujarnya.
"Kami memiliki sekelompok politisi ambisius yang berpikir ada cara cepat untuk memanfaatkan basis populis presiden tanpa melakukan kerusakan jangka panjang yang nyata."
"Tapi mereka salah, ini masalah besar. daripada ambisi pribadi siapapun, "tulis Sasse.
"Orang dewasa tidak menodongkan senjata ke jantung pemerintahan sendiri yang sah," tambahnya.
Baca juga: Joe Biden Akan Batalkan Peraturan Donald Trump, Yang Belum Berlaku Hingga Hari Pelantikan
Sasse, yang sering mengkritik Trump, mengatakan secara pribadi, hanya sedikit Partai Republik yang benar-benar percaya klaim tak berdasar presiden atas penipuan pemilih.
"Ketika kami berbicara secara pribadi, saya belum pernah mendengar satupun anggota Kongres dari Partai Republik yang menyatakan bahwa hasil pemilu itu curang tidak satu pun," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/senator-partai-republik-ben-asse.jpg)