Jumat, 8 Mei 2026

Internasional

Tahun Baru yang Tenang Memberi Ruang Bernafas Inggris, Seusai Bercerai Dengan Uni Eropa

Pelaksanaan malam Tahun Baru 2021 yang berjalan tenang telah memberi nafas bagi Pemerintah Inggris yang telah berpisah dengan Uni Eropa.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/DANIEL LEAL-OLIVAS
Pejalan kaki berjalan di sepanjang Oxford Street yang sepi di pusat kota London, Inggris pada 1 Januari 2021, bertepatan dengan tahun baru dan kehidupan baru di luar Uni Eropa. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Pelaksanaan malam Tahun Baru 2021 yang berjalan tenang telah memberi nafas bagi Pemerintah Inggris yang telah berpisah dengan Uni Eropa.

Antrean truk di selat Inggris pada Jumat (1/1/2021) telah menandakan hubungan perdagangan baru Inggris dan Eropa.

Rute barang sibuk antara Inggris tenggara dan Prancis baratlaut berada di garis depan perubahan, seperti dilansir AP, Jumat (1/1/2021).

Setelah Inggris sepenuhnya meninggalkan pelukan ekonomi blok 27-negara, tahap terakhir Brexit pada 31 Desember 2020.

“Untuk sebagian besar truk, mereka bahkan tidak akan menyadari perbedaannya,” kata John Keefe, juru bicara Eurotunnel, yang mengangkut kendaraan di bawah Channel.

“Selalu ada risiko, jika ini terjadi pada waktu sibuk maka kami dapat mengalami beberapa kesulitan, tetapi ini terjadi dalam semalam pada hari libur bank dan akhir pekan yang panjang," tambahnya.

Inggris meninggalkan pasar tunggal blok Eropa yang luas untuk orang, barang dan jasa pada pukul 11 ​​malam waktu London, tengah malam di Brussel, pada Kamis (30/12/2020).

Baca juga: Colorado Melaporkan Kasus Virus Corona Ganas dari Inggris, Jumlah Kematian di AS Turun

Dalam sebuah perubahan ekonomi tunggal terbesar yang dialami negara itu sejak Perang Dunia II.

Kesepakatan perdagangan Inggris-UE yang baru akan membawa pembatasan dan birokrasi baru.

Tetapi bagi pendukung Brexit Inggris, itu berarti merebut kembali kemerdekaan nasional dari UE dan aturannya.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang dukungannya untuk Brexit membantu mendorong negara itu keluar dari UE, menyebutn sebagai momen luar biasa bagi negaranya.

"Kami memiliki kebebasan di tangan kami, dan terserah kami untuk memanfaatkannya sebaik mungkin," katanya dalam pesan video Tahun Baru.

Momen bersejarah berlalu dengan tenang, dengan tindakan penguncian Inggris terhadap virus Corona membatasi pertemuan massal untuk merayakan atau berkabung.

Brexit, yang telah mendominasi debat publik di Inggris selama bertahun-tahun.

Bahkan disingkirkan dari beberapa halaman depan surat kabar oleh berita tentang upaya vaksinasi besar-besaran terhadap Covid-19.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved