Internasional

Miliarder China Jack Ma Hilang Secara Misterius Dari Acara Reality TV

Miliarder China Jack Ma telah menghilang beberapa minggu setelah mengkritik sistem keuangan pemerintah. Dia hilang dari publik seusai bertindak

Editor: M Nur Pakar
Reuters
Miliarder China Jack Ma 

SERAMBNEWS.COM, BEIJING - Miliarder China Jack Ma telah menghilang beberapa minggu setelah mengkritik sistem keuangan pemerintah.

Dia hilang dari publik seusai bertindak sebagai hakim di acara pencarian bakat TV yang dia buat.

Jack Ma absen dari final "Pahlawan Bisnis Afrika" bergaya "The Apprentice."

Sebuah acara yang menawarkan kesempatan kepada wirausahawan Afrika untuk bersaing memperebutkan hadiah uang 1,5 juta dolar AS atau sekitar Rp 21,3 miliar.

Jack Ma awalnya akan menjadi bagian dari panel yang menilai ide bisnis kontestan, seperti dilansir Reuters, Minggu (3/1/2021).

Baca juga: Drone Bawah Laut Diduga Milik Mata-mata China Ditemukan Nelayan, Ternyata Pernah Ditemukan pada 2019

Namun ia digantikan sebagai juri oleh seorang eksekutif dari Alibaba, perusahaan ecommerce yang ia dirikan pada final November 2020 lalu.

Fotonya juga telah diambil dari halaman web penjurian dan dia tidak disertakan dalam video promosi, menurut Financial Times.

Yang juga melaporkan bahwa siaran final telah ditunda hingga musim semi.

Surat kabar tersebut mengutip juru bicara Alibaba yang mengatakan bahwa Ma tidak bisa lagi menjadi bagian dari panel juri karena konflik jadwal.

Salah satu pengusaha paling sukses di China, Ma tampaknya telah melanggar para pemimpinnya setelah mengkritik regulator negara dan bank-bank milik negara pada akhir Oktober 2020.

Baca juga: MV Easy Prosperity dari China jadi Kapal Perdana Berlabuh di Aceh Jaya Tahun 2021

Dalam pidatonya di Shanghai, dia menyerukan reformasi sistem regulasi, yang menurutnya menghambat inovasi.

Sekitar seminggu kemudian, Bursa Efek Shanghai memerintahkan penawaran umum perdana Ant Group senilai 37 miliar dolar AS.

Sebuah perusahaan teknologi keuangan yang didirikan bersama oleh Ma , untuk ditangguhkan.

Ma dilaporkan belum terlihat di depan umum sejak itu.

Pada akhir Desember 2020, otoritas China mengumumkan penyelidikan ke Alibaba atas dugaan prilaku monopoli.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved