Sabtu, 25 April 2026

Internasional

Pesawat Penumpang Kembali Mendarat di Bandara Aden, Seusai Serangan Rudal

Sebuah pesawat penumpang mendarat pada Minggu (3/1/2021) di bandara di kota pelabuhan Aden, selatan Yaman.

Editor: M Nur Pakar
AP
Para pengamat dan tentara berdiri di dekat bagian bandara yang rusak dirudal di kota selatan Aden, Yaman pada Rabu (30/12/2020). 

SERAMBINEWS.COM, ADEN - Sebuah pesawat penumpang mendarat pada Minggu (3/1/2021) di bandara di kota pelabuhan Aden, selatan Yaman.

Penerbangan komersial pertama yang tiba sejak serangan rudal mematikan pekan lalu di fasilitas menewaskan 25 orang dan melukai 110 lainnya.

Serangan Rabu (30/12/2020) terjadi beberapa saat setelah sebuah pesawat yang membawa anggota Kabinet Yaman mendarat dalam penerbangan dari ibu kota Arab Saudi, Riyadh.

Tiga rudal berpemandu presisi yang menghantam bandara menargetkan pesawat yang membawa anggota Kabinet di aula kedatangan dan ruang VIP bandara.

Perdana Menteri Maeen Abdulmalik Saeed mengatakan belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, lansir Reuters, Minggu (3/1/2021).

Baca juga: Anggota Kabinet Baru Yaman Mendarat di Bandara Aden, Disambut Ledakan Besar

Pada Minggu (3/1/2021) bandara menerima penerbangan maskapai Yaman yang tiba dari ibu kota Sudan, Khartoum, menurut kantor berita SABA yang dikelola pemerintah Yaman.

Menteri Dalam Negeri Yaman, Ibrahim Haidan dan Gubernur Aden Ahmed Lamlas berada di bandara untuk menyambut para penumpang dan awak pesawat.

Haidan mengatakan pembukaan kembali bandara yang cepat telah menggarisbawahi tekad pemerintah untuk mengatasi hambatan dan kesulitan yang disebabkan oleh serangan.

Serangan itu menewaskan sedikitnya 25 orang, termasuk tiga pekerja dari Komite Palang Merah Internasional, dan melukai 110 lainnya.

Perang di Yaman dimulai pada 2014 ketika pemberontak Houthi yang didukung Iran menguasai utara dan ibu kota, Sanaa.

Tahun berikutnya, koalisi militer yang dipimpin Saudi turun tangan untuk berperang melawan Houthi untuk mengembalikan pemerintahan Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi ke tampuk kekuasaan.

Hadi telah tinggal di Riyadh, Arab Saudi.

Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional menuduh Houthi melakukan serangan di bandara.

Baca juga: Bayi Kembar Siam Yaman Kritis, Dokter Minta Bantuan PBB

Termasuk serangan pesawat tak berawak di Istana Mashiq di Aden tak lama setelah perdana menteri dan kabinetnya dipindahkan ke sana.

Pejabat Houthi membantah berada di balik serangan itu dan berusaha menyalahkan kelompok yang tidak ditentukan dalam koalisi yang dipimpin Saudi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved