Breaking News:

Internasional

Remaja Putri Zimbabwe Berlatih Taekwondo, Melawan Pernikahan Anak Secara Paksa

Gadis muda Kenya berusia 10 tahun dipaksa menikah karena kemiskinan atau praktik tradisional dan agama. Namun, seorang remaja penggemar taekwondo

Editor: M Nur Pakar
AP
Para gadis muda berlatih taekwondo di halaman rumah pelatih mereka di Zimbabwe. 

SERAMBINEWS.COM, HARARE - Gadis muda Kenya berusia 10 tahun dipaksa menikah karena kemiskinan atau praktik tradisional dan agama.

Namun, seorang remaja penggemar taekwondo menggunakan olahraga untuk memberi gadis-gadis di komunitas yang miskin berjuang hidup.

“Tidak banyak orang yang berlatih taekwondo di sini, jadi sangat menarik bagi para gadis, baik yang sudah menikah maupun yang belum menikah," kata Natsiraishe Maritsa (17).

Dilansir AP, Selasa (5/1/2021), dia merupakan seorang penggemar seni bela diri itu sejak usia 5 tahun

"Saya menggunakannya untuk menarik perhatian mereka,” katanya.

Dia melatih taekwondo untuk menggalang para gadis dan ibu muda untuk bergandengan tangan melawan pernikahan anak.

Anak-anak berusia empat tahun dan beberapa mantan teman sekolah Natsiraishe sudah menikah.

Tetapi, saat ini berbaris di halaman kecil berdebu di luar rumah orang tuanya di pemukiman Epworth yang miskin, sekitar 15 kilometer tenggara ibu kota, Harare.

Baca juga: Pelaku Pemerkosaan dan Pencabulan terhadap Anak akan Dipasangi Gelang Elektronik

Mereka dengan antusias mengikuti instruksinya untuk meregangkan, menendang, menyerang, meninju, dan bertanding.

Seusai latihan, mereka berbicara tentang bahaya pernikahan anak.

Dengan menggendong bayi mereka, gadis-gadis yang baru saja menikah memimpin latihan.

Satu demi satu, mereka menceritakan bagaimana pernikahan mereka berubah menjadi perbudakan.

Termasuk pelecehan verbal dan fisik, perkosaan dalam pernikahan, komplikasi kesehatan yang berhubungan dengan kehamilan, dan kelaparan.

“Kami belum siap untuk hal yang disebut pernikahan ini, karena terlalu muda untuk itu, "kata Maritsa kepada The Associated Press (AP).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved