Jumat, 1 Mei 2026

Video

VIDEO - Parkour dengan Kaki Satu, Diamputasi Akibat Tembakan Tentara Israel

Seorang pemuda Palestina, Mohammed Uleyva (18) kehilangan satu kakinya setelah ditembak tentara Israel.

Tayang:
Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Muhammad Hadi

SERAMBINEWS.COM, GAZA - Seorang pemuda Palestina, Mohammed Uleyva (18) kehilangan satu kakinya setelah ditembak tentara Israel.

Uleyva yang tinggal di Distrik Shucaiyye di Jalur Gaza yang diblokade Israel.

Dia terluka oleh tembakan Israel pada November 2018 saat ikut berdemonstrasi "Great March of Return" di Gaza.

Menggeluti olah raga seperti sepak bola, basket dan voli, ia mulai mengenal parkour.

"Saya melihat anak-anak muda yang melakukan parkour, melompat, melakukan gerakan akrobatik. Saya pikir tidak akan pernah bisa melakukan ini," kata Uleyva.

Baca juga: Ibu Muda Meninggal Tergantung di Abdya, Anak Tanya Pada Ayah: Kemana Ibu?

Dengan dorongan dari orang-orang di sekitarnya, ia mulai berlatih senam dan bergabung dengan klub lari di wilayah tersebut.

Israel mencoba membunuh kegembiraan hidupnya, remaja yang diamputasi, "Saya mencoba untuk mengatasi masalah ini dengan secara bertahap mengatur hidup saya."

Aksinya mempesona dengan gerakan akrobatiknya dengan satu kaki tanpa prostesis dan kruk, mendalami bidang ini dengan latihan hariannya.

Pemuda Palestina itu berhasil mengatasi rintangan dengan gerakan akrobatiknya di Al-Quteybe Square, di sebelah barat Gaza.

Dia juga menambahkan bahwa selain lagu, dia memainkan tarian folkloric Palestina, dabke, bersama pemuda cacat lainnya.

Menurut Al Mezan, sebuah organisasi HAM di Gaza, 215 warga Palestina dibunuh oleh tentara Israel selama demonstrasi dan ribuan lainnya terluka.

Dalam serangan Israel di perbatasan Gaza, 47 anak-anak, dua orang wanita, empat petugas kesehatan, dua jurnalis, dan sembilan orang cacat tewas.(*)

Sumber: Anadolu Agency

Baca juga: Normalisasi Sejumlah Negara dengan Israel, Kado Pahit Bagi Rakyat Palestina

Baca juga: Poster Soleimani Iran Dirobohkan di Jalur Gaza, Dinilai Sebagai Penjahat Perang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved