Internasional
Keponakan Trump Gugat Harta Warisan, Sang Presiden Menipu Puluhan Juta Dolar AS
Presiden AS Donald Trump sedang mengupayakan menolak gugatan yang mengklaim dia menipu keponakannya.
SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Presiden AS Donald Trump sedang mengupayakan menolak gugatan yang mengklaim dia menipu keponakannya.
Dari sebuah warisan senilai puluhan juta dolar AS dan menuduhnya menciptakan teori konspirasi dengan tuntutan hukum setelah meninggalkan Gedung Putih.
Pengacara presiden mengatakan Mary Trump menyerahkan klaimnya dalam penyelesaian 2001 dengan anggota keluarga atas tanah ayahnya Fred Trump Sr, yang meninggal pada 1999.
Dilansir AP, Rabu (6/1/2021), mereka juga mengatakan Mary Trump menunggu terlalu lama untuk menuduh Donald Trump.
Saudara perempuannya, Maryanne Barry Trump dan almarhum saudara laki-lakinya Robert Trump mencoba memeras warisannya.
Baca juga: VIDEO - Donald Trump Sebut Lagi Pilpres AS CURANG Jelang Pemilihan Senat
"Penggugat membuat tuduhan aneh dan tidak percaya dalam pengaduannya, yang sarat dengan teori konspirasi yang lebih sesuai dengan skenario Hollywood," kata pengacara, yang juga mewakili harta Robert Trump, di Pengadilan Manhattan, New York.
Mereka mengatakan tujuan sebenarnya gugatan untuk melemahkan pengaruh politik Presiden selama pasca-kepresidenan.
Dengan menyibukkannya dengan pembelaan atas tuntutan hukum yang tak terhitung banyak jumlahnya.
Mary Trump (55) seorang psikolog, membuat beberapa tuduhannya dalam cerita larisnya:
"Terlalu Banyak dan Tidak Pernah Cukup: Bagaimana Keluarga Saya Menciptakan Manusia Paling Berbahaya di Dunia."
Adik presiden, seorang pensiunan hakim federal, juga ingin gugatan itu dibatalkan.
Baca juga: Ancaman Trump Terhadap Georgia Membuat Sekutu Eropa Takut pada Demokrasi Amerika
Roberta Kaplan, seorang pengacara untuk Mary Trump, mengatakan kliennya pasti bukan penggemar Donald Trump atau pemerintahannya.
Karena penipuan dalam keluarga adalah tujuan dari kasus ini.
Donald Trump, seorang Republikan, dikalahkan dalam pemilihan 3 November 2020 oleh Demokrat Joe Biden dan masa jabatannya berakhir 20 Januari.
Trump menghadapi beberapa tindakan hukum lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mary-dan-donald-trump1.jpg)