Senin, 4 Mei 2026

Internasional

Ketua DPR AS Nilai Kerusuhan Sebagai Hal Memalukan Bagi Rakyat Amerika

Ketua DPR AS Nancy Pelosi menilai kerusuhan di gedung Capitol sebagai hal memalukan bagi rakyat Amerika.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Joseph Prezioso
Pendukung Trump bentrok dengan polisi dan pasukan keamanan saat mencoba menyerbu Gedung Capitol AS di Washington, DC, Rabu (6/1/2021). 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Ketua DPR AS Nancy Pelosi menilai kerusuhan di gedung Capitol sebagai hal memalukan bagi rakyat Amerika.

Dia mengatakan menjadi sebuah kesedihan mendalam saat memberi tahu rekan-rekannya kembali ke Capitol untuk menyelesaikan urusan rakyat Amerika.

“Hari ini, serangan yang memalukan telah dilakukan terhadap demokrasi kita," kata Nancy, seperti dilansir ABCNews, Kamis (7/1/2021).

"Insiden ini terjadi di tingkat pemerintahan tertinggi," tambahnya.

Namun, itu tidak dapat menghalangi kami tanggung jawabnya untuk memvalidasi pemilihan Joe Biden.

Baca juga: Kongres Akhirnya Mengesahkan Kemenangan Joe Biden Atas Donald Trump

Wapres AS Mike Pence berhasil memimpin sesi bersama untuk mengakhiri debat dan pemungutan suara.

Pence telah menentang permohonan Trump untuk memblokir hasil pemilihan untuk membuatnya tetap berkuasa.

Anggota Kongres Liz Cheney dari Wyoming, anggota DPR tertinggi ketiga dari Partai Republik, menyalahkan kekacauan Rabu (6/1/2021) di pundak presiden yang akan keluar.

“Kami baru saja mengalami kekerasan massa yang menyerang Capitol AS. ... ," katanya.

"Tidak diragukan lagi, presiden membentuk massa, menghasut massa, berbicara kepada massa. dan menyalakan api, ”kata Cheney.

Senator Mitt Romney melangkah lebih jauh dengan mengatakan Partai Republik yang mendukung Trump mencabut hasil Electoral College terlibat dalam melakukan pemberontakan.

Baca juga: Anggota Kabinet Trump Membahas Amandemen ke-25, Pemakzulan Presiden Segera

“Apa yang terjadi di sini hari ini adalah pemberontakan, yang dihasut oleh Presiden Amerika Serikat," ujar Romney.

"Mereka yang memilih untuk terus mendukung langkahnya yang berbahaya dengan menolak hasil pemilu yang sah dan demokratis akan selamanya dianggap terlibat dalam serangan ini," tambahnya.

"Bahkan, belum pernah terjadi sebelumnya terhadap demokrasi Amerika," ujarnya.

"Mereka akan dikenang karena peran mereka dalam episode memalukan dalam sejarah Amerika ini," urainya.

"Itu akan menjadi warisan mereka,” kata Romney, Senator Republik asal Utah.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved