Jumat, 10 April 2026

Kaki Petani Ditebas hingga Putus, Pelaku Tuduh Korban Curi Sawit

Seorang petani harus kehilangan kaki akibat ditebas dengan parang. Korban dianiaya secara sadis karena dituduh oleh pelaku telah mencuri buah sawit.

Editor: Faisal Zamzami
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, PEKANBARU - Seorang petani harus kehilangan kaki akibat ditebas dengan parang.

Korban dianiaya secara sadis karena dituduh oleh pelaku telah mencuri buah sawit.

Korban yang putus kaki bernama Muhdanial Marpaung.

Muhdanial menjadi korban tindak pidana penganiayaan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau.

Kaki korban sebelah kiri putus dari lutut akibat ditebas dengan parang oleh pelaku.

Pelaku bernama Joni Ginting (35) yang juga warga setempat.

Kasubag Humas Polres Rohil AKP Juliandi saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku bernama Joni Ginting (35) telah diamankan di Polsek Bangko.

"Untuk pelaku sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan dengan pemberatan (anirat)".

"Barang bukti yang diamankan sebilah parang yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban," kata Juliandi saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApps, Jumat (8/1/2021).

Dia mengungkapkan, motif penganiayaan ini karena korban dituduh mencuri buah sawit milik pelaku.

Kebun sawit itu berada di areal PT Chevron.

Baca juga: Ternak Sering Dibacok Saat Musim Tanam Padi, Warga Geumpang Sebarkan Spanduk

Baca juga: Gerombolan Pembacok Saat Malam Tahun Baru Terekam CCTV, Kini Diburu Polisi

Sebelum melakukan penganiayaan, pelaku sempat adu mulut dengan korban terkait buat sawit yang dipanennya.

"Ketika diinterogasi, pelaku mengaku melakukan penganiayaan karena korban sudah sering melakukan pencurian buah kelapa sawit milik keluarga pelaku yang ditanam oleh ibunya di areal lahan milik Chevron tersebut," ungkap Juliandi.

Sementara dari hasil pemeriksaan istri korban, bahwa pohon sawit di areal PT Chevron ditanam oleh suaminya pada tahun 2011 dan ditandai dengan cat merah sebanyak 37 pokok.

"Sedangkan keterangan dari beberapa saksi yang lain, pohon sawit tersebut ditanam oleh ibu pelaku," sebut Juliandi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved