Rabu, 29 April 2026

Raja Thailand Bisa dengan Mudah Bolak-balik Tinggal di Jerman, Ternyata Ini Alasannya

Raja Thailand mencuri perhatian saat ketahuan mengasingkan diri di villa mewah di Jerman bersama 20 selirnya.

Editor: Amirullah
AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn. (AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA) 

Menjawab pertanyaan parlemen dari partai oposisi Linke (Kiri), menteri luar negeri nyatakan raja tidak perlu visa untuk mengunjungi Jerman.

Hal ini karena ia adalah kepala negara.

Sevim Dagdalen, anggota parlemen untuk partai oposisi Linke mengatakan jika raja tidak memerlukan visa maka pemerintah Jerman tidak dapat mempengaruhi berapa lama ia tinggal, tapi setidaknya bisa menyatakan ia sebagai persona non grata (orang tidak diinginkan).

Merespon hal itu, sumber Kementerian Luar Negeri mengatakan Rabu kemarin, "meskipun kepala negara asing tidak memerlukan visa untuk masuk ke negara, Jerman bebas mentoleransi atau tidak mentoleransi tinggalnya Vajiralongkorn karena kedaulatan teritorialnya."

Pemerintah Jerman mengatakan tidak akan diterima bagi raja untuk meneruskan politiknya dari Jerman dan Menteri Luar Negeri Heiko Maas mengatakan Oktober lalu ia memonitor perilakunya.

Sumber di kementerian luar negeri mengatakan mereka tidak punya bukti jika raja lakukan urusan pemerintahannya selama tinggalnya ia di Jerman.

Kerajaan Thailand memiliki kebijakan tidak berkomentar di media dan tidak pernah mengatakan apapun mengenai waktu raja di Eropa.

Baca juga: Martunis Ngaku Tak Pernah Merasa jadi Anak Angkat Ronaldo: Saya Tak Pernah Beranggapan Gitu

Sementara itu pengunjuk rasa Thailand telah mengeluhkan mengenai biaya tinggalnya raja di Eropa serta absennya dia dari kerajaan.

Akhir Oktober para pengunjuk rasa berangkat ke Kedutaan Besar Jerman di Bangkok untuk menunjukkan surat meminta Berlin memerhatikan apakah raja telah lakukan urusan pemerintahan di Jerman.

Peran monarki di politik Thailand telah menjadi isu pusat di Thailand.

Banyak rakyat terutama para mahasiswa mendesak untuk mengubah sistem monarki menjadi demokrasi, dengan gunakan tuduhan ketidaksetiaan kepada raja telah digunakan sebagai pergerakan menjatuhkan demokrasi.(*)

Artikel ini telah tayang di Gridhot.id dengan judul Seenak Jidat Bolak-balik Tinggal di Jerman, Ternyata Raja Thailand Punya Kebijakan 'Super Power' Diatas Pemerintah Jerman, Ini yang Membuatnya Istimewa

Sumber: GridHot.id
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved