Berita Malaysia
Empat Hari, Warga Aceh di Malaysia Kumpulkan 60.000 Ringgit, Ini Daftar Kebutuhan Korban Banjir
Pengutipan sumbangan dari pedagang, saudagar, dan warga keturunan Aceh di Malaysia, masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
Menurutnya, ditargetkan bantuan dari masyarakat keturunan Aceh di Malaysia ini akan diberangkatkan pada tanggal 15 Januari dengan menggunakan 20 Toyota Hilux ke Pahang, Johor, Trengganu, dan Kelantan.
Warga keturunan Aceh di Malaysia, mulai menggalang dana untuk membantu korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Malaysia.
Baca juga: VIRAL Kakek Pegang Erat Motor Tuanya yang Terbawa Banjir, Jatuh Saat Melintas dan Dibantu Relawan
Baca juga: Banjir Hingga Merusak, Ini yang Harus Dilakukan
Banjir Terparah Sejak 2015
Diberitakan sebelumnya, warga keturunan Aceh di Malaysia, menggalang dana untuk membantu korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Malaysia.
Informasi tersebut disampaikan Presiden Komunity Melayu Aceh Malaysia (KMAM) Datuk Mansyur Usman, melalui pesan WhatsApp kepada Serambinews.com, Selasa (5/1/2021) malam.
“Mulai hari ini, Selasa (5/1/2021), kita telah mulai menggerakkan usaha penggalangan dana untuk membantu warga Malaysia yang hari ini sedang mengalami musibah di beberapa negeri,” kata Datuk Mansyur.
Ia menyebutkan, ini merupakan musibah banjir terbesar yang melanda Malaysia setelah tahun 2015 lalu.
Sementara itu, anggota komunitas Aceh di Malaysia, Jafar Insya Reubee mengatakan, berdasarkan informasi diterima, banjir kali ini terjadi di 6 negara bagian.
Terparah dengan warga terdampak yang melebihi seribu orang terjadi di Negara Bagian Terengganu, Negara Bagian Pahang, dan Negara Bagian Johor.
Sedangkan warga terdampak banjir antara 500 hingga 999 orang terjadi di Negara Bagian Perak.
Selain itu, banjir yang menimbulkan pengungsian juga terjadi di Negara Bagian Kelantan dan Negara Bagian Selangor.
Presiden KMAM, Datuk Mansyur Bin Usman, mengimbau semua masyarakat Aceh di Malaysia dapat sama-sama menghulurkan bantuan di atas apa yang sedang berlaku terhadap warga Malaysia yang sedang mengalami musibah.
“Kita mengenang jasa baik Kerajaan Malaysia dan rakyat Malaysia, yang telah banyak membantu warga Aceh di Malaysia, termasuk sangat banyak membantu warga Aceh saat bencana tsunami tahun 2004 lalu,” kata Datuk Mansyur.
Pria kelahiran Aceh Utara yang kini telah menjadi warga Malaysia ini menambahkan, beberapa hari lalu, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan sebesar 10.000 ribu ringgit Malaysia, kepada korban banjir di Aceh Utara.
“YABhg Tun Daim menyumbang RM 10.000 pada hari Kamis lalu, bantuan itu sudah kami kirimkan ke Aceh untuk dibelikan beras dan disalurkan kepada korban banjir,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/komunitas-aceh-di-malaysia-bantu-korban-banjir.jpg)