Breaking News:

Internasional

Kamala Harris Menghiasi Sampul Majalah Vogue Edisi Februari 2021, Menuai Kritikan Pedas

Salah satu dari dua sampul yang menampilkan mantan senator California 56 tahun itu telah banyak dikritik di media sosial.

Editor: M Nur Pakar
Mode
Wajah Wapres Terpiih AS, Kamala Harris di sampul Majalah Vogue edisi Februari 2021 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Salah satu dari dua sampul majalah Vogue yang menampilkan mantan senator California 56 tahun itu, Kamala Harris telah banyak dikritik di media sosial,

Banyak yang mengatakan pencahayaan wajah dan gaya itu tidak layak untuk wanita kulit hitam pertama di negara itu yang terpilih sebagai wakil presiden .

"Wakil Presiden terpilih @kamalaharris adalah bintang sampul Februari kami!" majalah itu memposting di Instagram Minggu (10/1/2021).

Juga membenarkan bahwa gambar sampul yang mulai beredar di Twitter Sabtu malam itu nyata.

"Membuat sejarah adalah langkah pertama dan Kamala Harris memiliki tugas yang lebih monumental: membantu menyembuhkan Amerika yang retak dan memimpinnya keluar dari krisis," tambah Vogue.

Baca juga: Irwanto NP dilantik Jadi Wakil Ketua DPRK Aceh Jaya

Di tautan dia berbicara kepada Vogue tentang bagaimana dia dan Presiden terpilih Joe Biden akan memulai bertugas.

Di foto sampul yang memicu reaksi balik, Harris mengenakan setelan gelap dan Chuck Taylorsnya yang terkenal.

Di sampul lainnya , dia mengenakan setelan biru muda saat menyilangkan lengannya dan tersenyum ke arah kamera.

Perwakilan Harris dan Vogue tidak segera menanggapi permintaan komentar TODAY pada Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Enam Pendaki Sukses Capai Gunung Tertinggi di Aceh Timur

Ketika kritik berputar-putar pada hari Minggu, beberapa bahkan meminta Pemimpin Redaksi Anna Wintour untuk mundur.

Vogue menerima kritik serupa saat memotret bintang Hitam pada Juli ketika Simone Biles meliput majalah tersebut .

"Orang-orang yang tidak mengerti mengapa sampul Vogue dari VP terpilih Kamala Harris buruk kehilangan intinya," tweet seseorang

. "Fotonya sendiri tidak seburuk foto hanya jauh, jauh di bawah standar Vogue," katanya.

"Mereka tidak memikirkannya dan Seperti pekerjaan rumah yang selesai pagi hari, tidak sopan," tambahnya.

Baca juga: DPR dan Pemerintah Bahas RUU Otsus bagi Provinsi Papua pada Masa Persidangan III

Orang-orang yang tidak mengerti mengapa sampul Vogue kehilangan intinya.

"Vogue, tolong, saya pribadi akan datang ke Condé Nast dan memimpin lokakarya tentang pencahayaan dan koreksi warna kulit yang lebih gelap dari putih,"

"Tolong hentikan membuat orang kulit berwarna terlihat seperti ini. Aku memohon," cuit seseorang di Twitter.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved