Minggu, 10 Mei 2026

Longsor di Lhokseumawe

Pimpinan DPRK Lhokseumawe Pantau Area Longsor Blang Poroh Lhokseumawe

Sekretaris Gampong Blang Poroh menjelaskan, lingkungan desa tersebut rawan longsor karena dikelilingi perbukitan terjal yang minim pepohonan.

Tayang:
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Taufik Hidayat
Foto Kiriman Abi
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe Irwan Yusuf, mengunjungi sejumlah area longsor di Gampong Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, pada Minggu (10/1/2021). 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe Irwan Yusuf, atau akrab disapa Geuchik Wan mengunjungi sejumlah area longsor di Gampong Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, pada Minggu (10/1/2021).

Blang Poroh merupakan gampong di kawasan selatan kota Lhokseumawe yang di kelilingi kawasan perbukitan terjal.

Pada awal Desember 2020 lalu, sejumlah area perbukitan mengalami longsor menyebabkan sejumlah rumah warga rusak, dan sebagian besar rumah warga juga terancam.

“Baru tahun 2020 lalu ada bencana longsor di Kota Lhokseumawe. Pemko dan dinas terkait harus segera cari solusi, banyaknya galian C dan curah hujan tinggi menjadi penyebab utama terjadinya longsor,” ucap Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe Irwan Yusuf didampingi Akmal anggota DPRK Kota Lhokseumawe, kepada Serambinews.com, Senin (11/1/2021).

Kemudian kata pimpinan DPRK dari Fraksi Gerinda itu, lereng curam gundul tanpa pohon juga menjadi masalah serius sehingga kontur tanah jadi labil, apalagi saat musim hujan seperti saat ini.

Jadi masyarakat harus ekstra hati-hati , terutama yang rumahnya berada di bawah lereng bukit.

Pemerintah juga dituntut melakukan langkah-langkah antisipasi agar ke depan, masyarakat lebih siap menghadapi bencana.

Menurutnya longsor juga terjadi di beberapa titik lainnya, seperti di Gampong Cut Mamplam kecamatan sama dan dikawasan  Paloh Kecamatan Muara Satu.

Usai melihat kawasan longsor, Irwan Yusuf didampingi perangkat gampong setempat juga menyambangi dan memberikan sumbangan untuk warga korban bencana longsor terutama warga miskin di Dusun B Kuta Asan dan Dusun A, Gampong Blang Poroh.

“Hasil kunjungan ini nantinya akan kami tindaklanjuti ke pemerintah kota dan dinas terkait, agar dicarikan solusi dalam waktu dekat dan tindakan untuk jangka panjang, dengan harapan tidak ada lagi bencana longsor,” sebutnya.

Pada kesempatan sama Geuchik Wan juga menyerahkan sejumlah uang bantuan bagi korban, seperti untuk keluarga ibu Yusriah (34) yang rumah rusak berat akibat longsor di Dusun Cot Kuta. Kemudian untuk Nilawati (50)  janda  anak tiga di dusun sama.

“Sebagian bantuan yang saya serahkan adalah amanah sumbangan dari pak TA Khalid anggota DPR RI , beliau juga ketua DPD Gerindra Aceh. Kami kader Gerindra diseluruh daerah mendapat amanah untuk memberikan perhatian kepada korban bencana alam, seperti yang terjadi di Blang Poroh,” jelasnya.

Menurutnya, kunjungan tersebut juga bagian dari agenda partai untuk menyerap keluhan dan aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Gampong Blang Poroh Jamaluddin menjelaskan, lingkungan desanya rawan bencana longsor karena dikelilingi kawasan perbukitan terjal. Akibat curah hujan tinggi pada Desember 2020 lalu enam kelapa keluarga menjadi korban longsor.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved