Video
VIDEO - PENEMUAN KEPINGAN Pesawat Sriwijaya Air Semakin Banyak, Basarnas Gunakan Kapal Selam Nirawak
Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman selaku Koordinator SAR mengatakan pada hari ketiga area pencarian diperluas menjadi enam sektor.
Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Mursal Ismail
Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman selaku Koordinator SAR mengatakan pada hari ketiga area pencarian diperluas menjadi enam sektor.
SERAMBINEWS, TANJUNG PRIOK - Penyelam Basarnas terus melakukan pencarian di lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di Perairan Kepulauan Seribu, Senin (11/1/2021).
Para penyelam ini terus mengumpulkan puing-puing pesawat.
Tim Identifikasi Bencana (DVI) Polri mengaku sulit mengidentifikasi korban pesawat Sriwijaya SJ182 yang jatuh karena jasadnya tidak utuh lagi.
Kadiv DVI Polri, Kombes Pol Ahmad Fauzi, mengatakan identifikasi jenazah dimulai Senin.
Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman selaku Koordinator SAR mengatakan pada hari ketiga area pencarian diperluas menjadi enam sektor.
Menurutnya, proses pencarian dipusatkan di bawah air menggunakan Remotely Operated Underwater Vehicle(ROV).
Tim SAR mengerahkan 2.600 personel dengan melibatkan 53 kapal untuk pencarian dan evakuasi korban Sriwijaya Air.
Sementara itu, Tim DVI Mabes Polri mulai mengidentifikasi 40 sampel DNA korban.
Hasil temuan dikumpulkan ke posko darurat JICT, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.(*)
Sumber: Anadolu Agency
Baca juga: VIDEO - Jenazah Ditemukan di Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air, Presiden Jokowi Pantau Pencarian
Baca juga: VIDEO - KOTAK HITAM dari Pesawat Sriwijaya Ditemukan, Terdeteksi oleh KRI Rigel