Kamis, 30 April 2026

Berita Aceh Timur

Seekor Sapi Warga Indra Makmu Aceh Timur Mati Dimangsa Harimau

Satu ekor sapi warga Desa Julok Rayeuk Selatan, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, mati dimangsa harimau....

Tayang:
Penulis: Seni Hendri | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Seekor sapi warga Gampong Julok Rayeuk Selatan, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, mati dimangsa harimau, Senin (11/01/2021) sore. 

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Satu ekor sapi warga Desa Julok Rayeuk Selatan, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, mati dimangsa harimau.

"Pemilik sapi tersebut, Lukman, Senin (11/01/2021) pukul 17.00 WIB, ia mencari sapinya yang hilang satu ekor di lokasi pengembalaan, karena tak terlihat saat itu ia mencarinya dan menemukan sapinya telah dimangsa harimau di bagian punggung," ungkap Tusno, perangkat Desa Julok Rayeuk Selatan, kepada Serambinews.com, Selasa (12/01/2021) malam.

Lokasi sapi yang dimangsa harimau tersebut, jelas Tusno, berjarak sekitar 2 kilometer dari pemukiman warga, lokasi pengembalaan tersebut merupakan kawasan perkebunan sawit milik PTPN lll.

Terakhir kejadian serupa terjadi sekitar bulan Juli tahun 2020 lalu. Karena sudah lama tak pernah muncul harimau, sehingga warga tak menduga sapinya diincar harimau tersebut.

Dengan yang dimangsa Selasa (12/01/2021), jelas Tusno, sejauh ini sudah empat ekor sapi warga yang mati karena dimangsa harimau dalam kurun waktu yang berbeda. Namun yang terakhir sempat disembelih oleh pemiliknya.

Pun demikian, ungkap Tusno, harimau yang datang dari kawasan hutan di daerah itu, belum mengganggu dan mengancam keselamatan manusia. Namun warga tetap waspada.

Pasca kejadian ini, ungkap Tusno, ia sudah melaporkan kejadian tersebut ke Muspika Indra Makmu untuk diteruskan ke instansi terkait agar ada tindak lanjut penanganannya.

"Menurut warga, harimau ini sebesar sapi usia 2 tahun dan tapak kakinya sebesar piring. Kita juga sudah menghimbau warga agar tidak mengambil tindakan yang melanggar hukum terhadap harimau tersebut karena merupakan hewan yang dilindungi," ungkap Tusno.

Tusno mengaku sudah mengingatkan masyarakatnya yang memiliki hewan ternak agar tidak dilepas jauh-jauh untuk menghindari jadi sasaran mangsa harimau.

"Kami harap ada tindakan lebih lanjut untuk mengatasi gangguan harimau ini, termasuk penanganan gajah liar yang selama ini sering merusak tanaman warga," pinta Tusno.(*)

Baca juga: Kementerian Ketenagakerjaan Berikan Penghargaan ZAA Untuk PT Mifa Bersaudara

Baca juga: Tahun Ini, Bulog Sediakan Stok Beras 1.250 Ton, Ini Peruntukannya

Baca juga: Adnan Oktar Alias Harun Yahya Tolak Teori Evolusi Darwin, Kini Divonis 1.075 Tahun Penjara

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved