Breaking News:

Indonesia Impor Listrik 120 MW dari Malaysia Sepanjang Tahun 2020

Kementerian ESDM mencatat, pada 2020 Indonesia masih mengimpor listrik dari Malaysia untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri

Shutterstock
Ilustrasi listrik, meteran listrik (Shutterstock) 

SERAMBINEWS.COM - Ternyata Indonesia juga mengimpor listrik dari luar negeri.

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM mencatat, pada 2020 Indonesia masih mengimpor listrik dari Malaysia untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Sebagian listrik yang dikonsumsi dalam negeri itu di antaranya datang dari luar negeri," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana dalam konferensi pers, Rabu (13/1/2021).

Sepanjang tahun lalu, rasio impor listrik nasional mencapai 0,54 persen atau 100 persen dari target yang telah ditentukan.

"Itu kalau diperkirakan mega watt (MW) sekitar 100 sampai 120 MW," ujarnya.

Baca juga: Mengapa Indonesia Bergantung Impor BBM dari Singapura, Padahal Ladang Minyaknya Saja tak Ada

Lebih lanjut Rida menjelaskan, impor tersebut merupakan bagian dari kerja sama bilateral pemerintah dengan Negeri Jiran, yang dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) dengan Sarawak Energy atau SESCO.

Kerja sama tersebut terdiri dari beberapa fase.

Pada tahap pertama Indonesia diharuskan untuk melakukan impor listrik terlebih dahulu.

Baca juga: Janji Jokowi Swasembada Kedelai di Periode Pertama, Bagaimana Realisasinya?

Rida menyebutkan, listrik impor tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sistem kelistrikan Kalimantan Barat.

Dia berharap, pembangkit listrik di sekitar Kalimantan Barat dapat segera selesai, sehingga Indonesia dapat mulai mengekspor listrik ke Malaysia.

"Kita akan membalikkan situasi, mengekspor listrik dari Indonesia ke Malaysia dengan jalur yang sama," ucapnya.

Baca juga: VIRAL Suami Istri Anggap Covid-19 Konspirasi, Ternyata Positif sampai Koma dan Paru-Paru Menghitam

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sepanjang Tahun 2020, Indonesia Impor Listrik 120 MW dari Malaysia",

Editor: Muhammad Hadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved