Breaking News:

Viral Medsos

Kisah Sedih Satu Persatu Anggota Keluarga Dijemput Ambulans untuk Jalani Karantina Covid-19

Postingan keluarga dijemput satu persatu diungguh oleh pengguna Instagram @halifahhelang, pada hari Selasa (12/1/2021).

Instagram / khalifahhelang
Postingan keluarga dijemput satu persatu diungguh oleh pengguna Instagram @halifahhelang, pada hari Selasa (12/1/2021). 

SERAMBINEWS.COM - Kisah sedih satu persatu keluarga dijemput ambulans untuk menjalani karantina karena positif Covid-19 viral di media sosial.

Postingan keluarga dijemput satu persatu diungguh oleh pengguna Instagram @halifahhelang, pada hari Selasa (12/1/2021).

Ia merupakan pengguna Instagram berasal dari Perak, Malaysia, sekaligus tempat ia tinggal saat ini.

Baca juga: VIRAL Wanita Angkat Tabung Gas 12 Kg, Bila Suami Bikin Marah Istri Bisa Melayang Tabung Gas

Baca juga: VIRAL Putus Cinta, Pria Minta Semua Baju yang Diberi pada Mantan, Hampir Satu Koper

Baca juga: Viral Video Pasangan Pengantin Terobos Banjir Demi Nikah, Mempelai Wanita Naik Becak Didorong Pria

"Satu persatu dari keluarga kami mulai meninggalkan rumah, pergi ke pusat karantina masing-masing.

"Papa ke rumah sakit tumpat, ibu dan pakcik Thaqif bersama saya di Perak, Kak ngah Wisya bersama menemani Mek di HRPZ. Abe Teh Amsyar di rumah sakit Pasir Puteh.

"Adik Una karantina sendiri di rumah Tokma sementara menanti Swab test kedua.

"Berpisah kami untuk sementara untuk merawat penyakit Covid-19. Semoga papa dan ibu dalam kondisi baik dan memikirkan ini semua.

"Semoga diberikan kekuatan untuk menjaga nenek di rumah sakit.

"Nenek sudah usia lanjut dan pelupa, merawatnya persis seperti merawat seorang bayi, besar jihad kali ini," demikian beberapa yang ia luapkan pada postingan.

Baca juga: Viral Tingkah Pemuda Tidur Pulas Saat Banjir, Kasurnya Hanyut Terbawa Arus, Videonya Malah Menghibur

Video yang dibagikan berdurasi 1:24 menit memperlihatkan kediaman mereka yang berada di Perak, Malaysia didatangi ambulans untuk menjemput satu persatu keluarga.

Ada pula memperlihatkan seorang nenek di test Swab sebelum dibawa ambulans untuk ke tempat karantina.

Raut kesedihan terlihat pada wajah ahli keluarga, karena harus berpisah satu sama lain.

Sampai hari ini, Rabu (13/1/2021) videonya telah disaksikan hampir 60 ribu tayangan dan membuat para pengguna medsos turut sedih.

Sedih karena satu keluarga dijemput demikian.

Berpisah karena positif Covid-19.

Pandemi belum sepenuhnya berakhir, jangkitan juga semakin mengkhawatirkan.

Baca juga: VIRAL Tujuh Tahun Bersama dan Rencana Menikah, Takdir Berkata Lain Pemuda Dijemput Ajal

Mereka yang diduga atau positif mengidap Covid-19, maka diharuskan untuk menjalani karantina.

Agar virus tersebut tidak menyebar ke orang lain dan putus pada orang yang mengidap.

Seperti video yang dibagikan oleh pengguna Instagram @halifahhelang, karena keluarganya mengidap Covid-19.

Ambulans datang dan menjemput ahli keluarga.

Satu persatu datang dan menjemput, sampai rumah menjadi kosong karena semua keluarga telah menjalani karantina di rumah sakit.

Akun @halifahhelang atau bernama Muhammad Ikmalul Iktimam menerangkan keluarganya dikarantina pada rumah sakit berbeda-beda.

Ayah dan adiknya menjalani karantina di tempat berbeda.

Ia bersama adik laki-laki menjalani karantina di lokasi yang sama.

Namun, Muhammad Ikmalul mengatakan yang paling sulit adalah kakaknya.

Karena kakaknya harus menjaga nenek mereka di pusat karantina, juga karena mengidap Covid-19.

Baca juga: VIRAL Pemuda Tidur dan Terbawa Banjir di Atas Kasur, Sebut Seperti Momen Kapal Titanic

Momen ketika nenek melakukan test Swab, nenek berteriak dan mengatakan dirinya sakit, merupakan momen yang sedih bagi Muhammad Ikmalul.

Sebab, dengan usia begitu renta dan sifat persis seperti anak bayi, neneknya harus menerima sakit demikian.

Muhammad Ikmalul berterima kasih karena banyak yang mendoakan keluarganya agar bisa segera berkumpul seperti sediakala di rumah.

Ramai pula yang mendoakan keluarga mereka, bisa segera sembuh.

Secara keseluruhan, warganet merespon dengan baik video yang dibagikan Muhammad Ikmalul.

Mengatakan semua orang mesti menjaga protokol kesehatan, agar kejadian demikian tidak terjadi pada keluarga masing-masing.

Sehingga harus berpisah dengan keluarga karena menjalani karantina. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

Baca juga: BERITA POPULER - Perawat Putus Tangan Meninggal Dunia hingga Ibu Muda Meninggal Tergantung di Abdya

Baca juga: BERITA POPULER – Kematian Pramugari, Postingan Pramugara Sriwijaya, Pembunuhan Gadis Aceh di Medan

Baca juga: BERITA POPULER - Perawat Putus Tangan di Abdya, Pria Dipergoki Mesum hingga Pasangan Gay Digerebek

Penulis: Syamsul Azman
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved