Breaking News:

Berita Banda Aceh

Puluhan Guru SD 67 dan SMP 19 Percontohan Banda Aceh Lakukan Rapid Test

Puluhan guru serta pegawai dari SD Negeri 67 Percontohan serta SMP Negeri 19 Percontohan Banda aceh mengikuti rapid test

Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh sedang menginput data seorang guru yang akan dilakukan rapid test, Rabu (13/1/2021). 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Puluhan guru serta pegawai dari SD Negeri 67 Percontohan serta SMP Negeri 19 Percontohan Banda Aceh di kawasan Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Rabu (13/1/2021) pagi, mengikuti rapid test.

Pelaksanaan rapid test bagi guru dan pegawai tersebut dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota.

Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Dr Saminan Ismail MPd, mengatakan pelaksanaan rapid test tersebut sebagai langkah preventif dan antisipatif terhadap kemungkinan ada penularan Covid-19 kluster baru di sekolah.

Terutama, lanjut Dr Saminan sejak dimulainya proses belajar mengajar tatap muka semester genap tahun ajaran 2020/2021 pada masa pandemi Covid-19, Senin 4 Januari 2021 pekan lalu.

Baca juga: Hasil Survei Geologi, Tanah di Gampong Lamkleng, Kuta Cot Glie Bergerak Secara Rotasional

"Ini sebagai langkah pencegahan yang harus dilakukan. Tujuannya agar proses belajar mengajar berjalan aman dan lancar dan tidak ada rasa kekhawatiran," kata Saminan kepada Serambinews.com, Rabu (13/1/2021).

Ia mengatakan ada 49 orang guru dan pegawai SMP Negeri 19 Percontohan, Banda Aceh yang dirapid test.

Lalu sebanyak 25 guru dan pegawai SD Negeri 67 Percontohan yang juga dilakukan rapid test.

Baca juga: VIRAL Suami Istri Anggap Covid-19 Konspirasi, Ternyata Positif sampai Koma dan Paru-Paru Menghitam

"Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab Disdikbud Kota Banda Aceh kepada Tim Covid-19 Pemko untuk mencegah dan menghindari sekolah menjadi kelas baru penularan virus mematikan ini," sebut Saminan.

Bila dalam pemeriksaan rapid test ada di antara guru atau pegawai sekolah yang reaktif akan diliburkan serta direkomendasi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan serta isolasi mandiri.

Ia pun mengatakan Disdikbud Kota Banda Aceh terus berkomitmen supaya ke depan proses belajar tatap muka terus berjalan baik.

Baca juga: VIDEO - Jadikan Musibah Sebagai Candaan, Pria Ini Diringkus Polisi Karena Postingan di Medsos

Karena itu, untuk mengefektifkan proses belajar itu, pihaknya mengharapkan dukungan dari semua pihak.

Mulai guru, orang tua sampai masyarakat luas untuk selalu taat dan patih terhadap protokol kesehatan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved