Breaking News:

Berita Banda Aceh

Rumah Subsidi Masih Jadi Primadona, Harga Belum Ada Kenaikan, Masih Berkisar Rp 150 Jutaan

Rumah berubsidi pemerintah tetap berlanjut pada 2021 ini, bahkan harga tidak mengalami kenaikan.

Foto: Dok Apersi Aceh
Rumah bersubsidi pemerintah di kawasan Cot Puklat dan Lamsiem, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar. Foto direkam pada Maret 2020. 

Afwal menjelaskan masih tingginnya angka backlog perumahan khususnya di Aceh dengan luas wilayah 56770,81 km2 tersebar di 23 kabupaten kota di Aceh.

Sedangkan jumlah penduduk Aceh sebanyak 4.7 juta jiwa lebih.

Terdiri dari 2.397,2 ribu jiwa laki-laki dan 2.394,7 ribu jiwa perempuan, berdasarkan data Badan Statistik 2014.

Dia menjelaskan pertumbuhan rumah tangga baru diperkirakan akan mencapai 1,137,299 rumah tangga, berdasarkan Aceh Dalam Angka 2018.

Afwal mengatakan Apersi Aceh telah menyampaikan ke dewan pengurus pusat.

Agar program pemerintah dalam merumahkan rakyat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menjadi prioritas.

Baca juga: Akses ke Sekolah Tergenang Banjir, Murid Tamiang Hulu Belajar di Rumah

Ditambahkan, pengembang juga tidak akan terbatas ketersediaan kuota yang menjadi problem selama ini.

Sehingga produksi rumah berkelanjutan agar lapangan pekerjaan terbuka luas dan ekonomi kembali menjadi bergairah, sebutnya.

Apalagi, katanya, harga rumah bersubsidi yang ditetapkan pemerintah pusat untuk Provinsi masih tetap Rp 150,5 juta/unit.

Dikatakan, harga rumah subsidi masa sama seperti tahun 2020 lalu, karena belum ada ketetapan baru dari pemerintah pusat.

Halaman
123
Penulis: M Nur Pakar
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved