Breaking News:

Berita Banda Aceh

Komisi I DPRK Banda Aceh Usul Raqan Penyelenggaraan Perpustakaan dan Digitalisasi Arsip

Mulai tahun ini juga direncanakan pembangunan perpustakaan umum Kota Banda Aceh yang representatif bagi warga Banda Aceh.

hand over dokumen pribadi
Anggota Komisi I DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad 

Laporan Asnawi Luwi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam rangka meningkatkan minat baca di Kota Banda Aceh, Komisi 1 sedang mengusulkan rancangan qanun (Raqan) tentang penyelenggaraan perpustakaan dan digitalisasi arsip.

"Dalam raqan ini nantinya diharapkan akan terbangunnya semangat literasi di Kota Banda Aceh melalui perpustakaan-perpustakaan yang diwajibkan untuk dibangun di instansi pendidikan, perkantoran, tempat ibadah, hingga tempat-tempat usaha yang menghadirkan banyak orang seperti cafe dan perhotelan,"ujar Anggota Komisi I DPRK Banda Aceh,  Tuanku Muhammad SPdi yang juga Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh,  Kamis (14/1/2021).

Dikatakan Tuanku Muhammad, ke depan akan ditemukan sudut-sudut baca yang bisa mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk gemar membaca khususnya tingkat Gampong-Gampong.

Disamping itu, mulai tahun ini akan direncanakan pembangunan perpustakaan umum Kota Banda Aceh yang diwacanakan akan menjadi perpustakaan yang menjadi referensi bagi warga kota Banda Aceh.

Selain itu, menurut Tuanku Muhammad, kita juga sedang mendorong agar digitalisasi arsip Kota Banda Aceh untuk segera digalakkan, agar masyarakat bisa dengan mudah mengakses informasi dengan cukup melalui gadgetnya masing-masing.

Sebelumnya, Komisi I DPRK Banda Aceh telah rapat koordinasi dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Banda Aceh, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam rangka menggali informasi dan referensi terkait raqan qanun inisiatif Komisi I DPRK Banda Aceh tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dan Digitalisasi Arsip.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Banda Aceh, Halimsyah, mengatakan, pihaknya sangat mendukung peran Komisi I DPRK Banda Aceh dalam menciptakan Kota Banda Aceh menjadi kota yang digemari warga untuk membaca.

Mereka akan kembangkan literasi di Banda Aceh dalam mewujudkan Kota Banda Aceh menjadi kota pelajar dalam melahirkan generasi yang cerdas.(*)

Baca juga: 14 KK Penduduk Gampong Lamkleng Kuta Cot Glie Aceh Besar Mengungsi, Rumah Terdampak Tanah Bergerak

Baca juga: Pustaka Banda Aceh Buka Kembali Layanan Membaca di Tempat Bagi Pengunjung

Baca juga: Ini Penampakan Ular Piton Raksasa Pemakan Kambing Warga Aceh Singkil

Baca juga: Perdana Menteri Inggris, Dari Mendukung Trump Jadi Berbalik Arah

Baca juga: Ini Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Kota Lhokseumawe

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved