Jumat, 10 April 2026

Internasional

Arab Saudi Buka Pasar Tani di Diriyah, Kampanyekan Pentingnya Buah dan Sayuran

Kerajaan Arab Saudi akan merintis pasar petani di Diriyah, bertepatan dengan inisiatif yang diilhami PBB.

Editor: M Nur Pakar
SERAMBINEWS.COM/NURUL HAYATI
Kolase foto warga berbelanja di Pasar Tani "Edisi Meugang" di Lampineung, Banda Aceh, Kamis (2/5/2019). 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kerajaan Arab Saudi akan merintis pasar petani di Diriyah, bertepatan dengan inisiatif yang diilhami PBB.

Sekaligus mengkampanyekan kesadaran tentang peran penting buah dan sayuran dalam nutrisi manusia, ketahanan pangan, dan kesehatan.

Komisi Seni Kuliner Saudi dan Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian mendukung pasar yang dijalankan secara lokal setiap hari Sabtu dari pukul 13.00 hingga 19.00 di Peternakan Ras Al-Naama.

Acara yang diadakan bersamaan dengan Tahun Buah dan Sayuran Internasional 2021 PBB yang diluncurkan pada Kamis (14/1/2021) oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

Baca juga: Arab Saudi Nilai Iran Sebagai Musuh Utama, Telah Menyebarkan Malapetaka di Timur Tengah

Dengan tujuan melestarikan dan mempromosikan budaya makanan dalam masyarakat setempat.

Komisi telah meluncurkan fase percontohan pasar tani bekerja sama dengan Otoritas Pengembangan Gerbang Diriyah dengan tujuan memperluas program ke wilayah lain di Kerajaan.

Upacara untuk menandai Tahun Buah dan Sayuran Internasional dihadiri oleh Menteri Lingkungan, Air, dan Pertanian Saudi, Abdul Rahman Al-Fadli,

CEO dari Otoritas Makanan dan Obat Saudi, Dr. Hisham bin Saad Al-Jadhey, dan direktur jenderal FAO di Kerajaan, Dr. Abu Bakr Mohammed.

Baca juga: Bayi Kembar Asal Yaman Tiba di Arab Saudi Untuk Operasi Pemisahan

Selain sebagai kampanye kesadaran, acara PBB ini juga bertujuan untuk menjelaskan pentingnya peran buah dan sayuran dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Statistik menunjukkan bahwa konsumsi rata-rata buah dan sayuran di Kerajaan masing-masing mencapai 77 kg dan 62 kg setiap tahunnya.

Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian menargetkan porsi tahunan setiap orang untuk buah-buahan menjadi 90 kg dan 100 kg untuk sayuran, setara dengan sekitar 250 gram per hari.

“Kampanye ini juga bertujuan untuk mengurangi kerugian dan pemborosan pada buah-buahan dan sayuran, memberikan perhatian pada tanaman pertanian yang dihasilkan oleh pertanian Kerajaan," ujarnya.

Juga menyoroti upaya kementerian dalam mengembangkan sektor pertanian untuk mencapai swasembada dan meningkatkan ketahanan pangan.

“Ini selain berkontribusi untuk mendukung petani, meningkatkan pendapatan mereka, dan membuka lapangan kerja bagi kaum muda.”

Kementerian menunjukkan kampanye tersebut menargetkan semua anggota masyarakat, termasuk petani, importir, eksportir, konsumen, peneliti, dan ilmuwan.

Baca juga: Arab Saudi Larang Warganya Bepergian ke Luar Negeri Tanpa Izin

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved