Breaking News:

Berita Banda Aceh

Baru 6.724 Tanah Wakaf di Seluruh Aceh yang Bersetifikat, BPN Aceh: Prosesnya Sangat Mudah

"BPN langsung bisa mempersiapkan dalam bentuk sertifikatkannya, agar orang yang mewakafkan tanahnya kepada nadhir bisa tenang."

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
Kepala BPN Aceh, Dr Agustyarsyah menyerahkan sertifikat tanah wakaf untuk Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh dan diterima oleh Imam Besar Masjid Raya, Prof Dr Tgk H Azman Ismail (kanan) ba'da Jumat (15/1/2021). 

"BPN langsung bisa mempersiapkan dalam bentuk sertifikatkannya, agar orang yang mewakafkan tanahnya kepada nadhir bisa tenang."

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Aceh, Dr Agustyarsyah SSiT SH MP mengungkapkan, proses mensertifikatkan tanah wakaf itu mudah.

Syaratnya, cukup menunjukkan atau membuat akta ikrar wakaf.

Kemudian melakukan pendaftaran ke BPN dan menyampaikannya ke Badan Wakaf Indonesia dan Kemenag Aceh.

"BPN langsung bisa mempersiapkan dalam bentuk sertifikatkannya, agar orang yang mewakafkan tanahnya kepada nadhir bisa tenang. Begitu juga sebaliknya yang menerima amanah wakaf tersebut juga bisa menjaganya dengan baik," jelas Dr Agustyarsyah seusai penyerahan sertifikat tanah wakaf untuk Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: Seorang Pria Tebas Teman dengan Parang Hingga Tewas, Berawal dari Video Call hingga Tersinggung

Diterangkan, hingga saat ini ada sekitar 24.000 bidang tanah wakaf yang telah diidentifikasi oleh BPN Aceh.

Dari jumlah tersebut baru 6.724 di antaranya sudah bersertifikat.

"Momen penyerahan sertifikat wakaf hari ini kita harapkan dapat menjadi pemantik bagi pihak terkait dan seluruh masyarakat Aceh untuk segera mendaftarkan tanah wakaf di kantor pertanahan kabupaten/kota di seluruh Aceh dengan tujuan memberikan kepastian hukum terhadap tanah yang diwakafkan dan penggunaannya di masa depan dapat bermanfaat bagi umat," terangnya.

Ia pun menegaskan bahwa asumsi mensertifikatkan tanah wakaf itu sulit, Dr Agustyarsyah menerangkan asumsi tersebut keliru.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Aceh Dimulai, MPU; Jangan Paksa Masyarakat Jika Tidak Mau

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved