Breaking News:

WhatsApp Tunda Pembaruan Kebijakan Privasi, Picu Protes Global Hingga Beralih ke Telegram dan Signal

WhatsApp, aplikasi perpesanan milik Facebook Inc. menunda pembaruan kebijakan privasi yang bertujuan untuk meningkatkan transaksi bisnis di platform

Editor: Muhammad Hadi
KOLASE SERAMBINEWS.COM
Facebook, Instagram, dan Whatsapp 

SERAMBINEWS.COM -  Warga dunia sempat resah dengan kebijakan WhatsApp tentang pembaruan kebijakan privasi. 

Kebijakan WhatsApp ini langsung memicu beragam tanggapan dari pengguna WA.

WhatsApp, aplikasi perpesanan milik Facebook Inc. menunda pembaruan kebijakan privasi yang bertujuan untuk meningkatkan transaksi bisnis di platform tersebut.

Penundaan ini setelah badai kekhawatiran dari pengguna yang khawatir bahwa WhatsApp akan melonggarkan kebijakan privasinya dalam proses tersebut.

Pengguna WhatsApp menerima pemberitahuan bulan ini bahwa WhatsApp sedang mempersiapkan kebijakan dan ketentuan privasi baru, dan berhak membagikan beberapa data pengguna dengan aplikasi Facebook.

Kebijakan WhatsApp itu memicu protes global dan banyak pengguna beralih ke aplikasi perpesanan pribadi pesaing WhatsApp seperti Telegram dan Signal.

Jumat (15/1/2021), WhatsApp menyatakan akan menunda peluncuran kebijakan privasi terbaru hingga Mei mulai Februari.

Baca juga: 23 Orang Tewas Setelah Disuntik Vaksin Covid-19 di Norwegia

Mereka menyebut, pembaruan difokuskan untuk memungkinkan pengguna mengirim pesan dengan bisnis, dan bahwa pembaruan tidak memengaruhi percakapan pribadi, yang akan terus memiliki enkripsi end to end.

"Pembaruan ini tidak memperluas kemampuan kami untuk berbagi data dengan Facebook," sebut WhatsApp dalam sebuah pernyataan.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved