Breaking News:

WhatsApp Tunda Pembaruan Kebijakan Privasi, Picu Protes Global Hingga Beralih ke Telegram dan Signal

WhatsApp, aplikasi perpesanan milik Facebook Inc. menunda pembaruan kebijakan privasi yang bertujuan untuk meningkatkan transaksi bisnis di platform

Editor: Muhammad Hadi
KOLASE SERAMBINEWS.COM
Facebook, Instagram, dan Whatsapp 

“Meskipun tidak semua orang berbelanja dengan bisnis di WhatsApp saat ini, kami pikir lebih banyak orang akan memilih untuk melakukannya di masa depan dan penting orang-orang mengetahui layanan ini,” imbuh WhatsApp.

Baca juga: Harga Emas Turun Hari Ini Sabtu (16/1/2021), Berikut Rinciannya

Facebook telah meluncurkan alat bisnis di WhatsApp selama setahun terakhir untuk meningkatkan pendapatan dari unit yang tumbuh lebih tinggi, seperti WhatsApp dan Instagram sambil merajut infrastruktur e-commerce di seluruh perusahaan.

Facebook mengakuisisi WhatsApp seharga US$ 19 miliar pada tahun 2014 tetapi lambat dalam menghasilkan uang.

Aplikasi sudah membagikan kategori data pribadi tertentu, termasuk nomor telepon dan alamat IP pengguna, dengan Facebook.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Aceh Dimulai, MPU; Jangan Paksa Masyarakat Jika Tidak Mau

“Kami tidak menyimpan catatan tentang siapa yang mengirim pesan atau menelepon semua orang.

Kami juga tidak dapat melihat lokasi yang Anda bagikan dan kami tidak membagikan kontak Anda dengan Facebook," tulis WhatsApp.

WhatsApp mengatakan pada bulan Oktober tahun lalu bahwa mereka akan mulai menawarkan pembelian dalam aplikasi melalui Toko Facebook.

Dan akan menawarkan perusahaan yang menggunakan alat perpesanan layanan pelanggannya kemampuan untuk menyimpan pesan-pesan itu di server Facebook.

Baca juga: Tanah Bergerak di Kuta Cot Glie Tetap Turun Meski tak Hujan, Sudah 140 Cm Dalamnya

WhatsApp menyatakan pada saat itu bahwa obrolan dengan bisnis menggunakan layanan hosting baru tidak akan dilindungi oleh enkripsi end to end.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Picu gelombang protes, WhatsApp tunda pembaruan kebijakan privasi

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved