Minggu, 19 April 2026

Berita Banda Aceh

Pemerintah Harus Gerakkan Perekonomian Masyarakat Aceh, Stimulus Perlu Dikucurkan

Pemerintah Provinsi Aceh harus menggerakkan perekonomian masyarakat Aceh yang telah hancur dihantam pandemi Covid-19.

Penulis: M Nur Pakar | Editor: M Nur Pakar
Ist
Taufik A Rahim, pakar ekonomi Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Provinsi Aceh harus menggerakkan perekonomian masyarakat Aceh yang telah hancur dihantam pandemi Covid-19.

Berbagai program bantuan yang telah dikucurkan tahun ini untuk masyarakat kurang mampu, harus dianjutkan dengan membagun sektor usaha kecil.

"Stimulus atau dana talangan bagi dunia usaha yang terdampak Covid-19 akan mampu membangkitkan kembali pembangunan perekonomian," kata Dr Taufik A Rahim, pakar ekonomi Aceh, Sabtu (16/1/2021).

Selama tahun 2020, katanya, perekonomian berhadapan dengan berbagai masalah kehidupan sosial kemasyarakatan.

Hal itu akibat dampak pandemi Covid-19 yang juga memporak-poranda berbagai dimensi kehidupan.

Maka mengawali tahun 2021 ini, sebaiknya pemerintah memotivasi masyarakat untuk kembali bangkit dalam kehidupannya.

Baca juga: VIRAL Video Penjarahan Mobil Logistik Bantuan Gempa, Warga Hentikan Truk dan Ambil Sembako

Khususnya mendorong atau memberikan stimulus terhadap aktivitas realistis, yang berhubungan dengan sektor ril ekonomi rakyat.

Terutama usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan informal dalam berbagai sektor.

Hal ini diasumsikan lebih rasional dilakukan pada awal tahun oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Aceh dalam usaha menggairahkan kehidupan masyarakat.

Pemerintah seharusnya membangun sektor usaha kecil, sebelum membangun usaha besar yang belum berkembang di Aceh, ujarnya.

Dengan majunya sektor usaha kecil, maka dengan sendiri akan mampu mengundang para investor untuk menampung hasil kerja rakyat.

Dikatakan, masyarakat kecil sesungguhnya dapat bergerak untuk mendapat perubahan, sekaligus pertumbuhan, meski kecil-pada kwartal 1 tahun 2021 ini.

Dia menjelaskan melalui berbagai dorongan dari pemerintah, bukan hanya bantuan fisik, tetapi juga non-fisik, seperti pelatihan dan pendampingan.

Baca juga: Aparatur Pemerintah Sabang Ikuti Lokalatih Penandaan Anggaran Biru

Dia mengakui berbagai program pelatihan telah dilaksanakan, tetapi belum juga mampu membangkitkan perekonomian masyarakat dengan baik.

Taufik berharap dalam jangka waktu singkat diawal tahun ini, sebaiknya pemerintah membangun ekonomi yang realistis dan berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Dikatakan, pembangunan sektor usaha kecil, tentunya akan diikuti dengan kemampuan memenuhi kebutuhan sandang, pangan, papan dan berbagai kebutuhan lainnya.

Dijelaskan, perekonomian masyarakat akan tumbuh melului kebijakan pemerintah yang pro-rakyat, termasuk dukungan dari para Senator Aceh.

Taufik menjelaskan dengan memperkuat fondasi dan fundamental ekonomi masyarakat melalui kebijakan ekonomi dan politik yabg strategis.

Bahkan, harus tepat, terstruktur dan terukur, maka rakyat akan mendapatkan manfaatnya.

Disebutkan, hal ini akan mendorong kehidupan mikro dan makro lebih baik, serta tumbuh secara rasional.

Baca juga: Pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah Ditangkap, Gelapkan Dana Jamaah Rp 862 Juta

Khusus sektor informal dan berbagai sektor ekonomi rakyat lainnya seperti pertanian, perkebunan rakyat, perikanan/nelayan peternakan dan lain sebagainya.

Harapannya, dengan kebijakan strategis dan realistis tersebut akan menumbuhkan pereekonomian masyarakat menjadi lebih baik lagi.

Sekaligus, berdampak luas bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang sesungguhnya.(*).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved