Breaking News:

Internasional

Presiden Pertama AS, Donald Trump Hadapi Kasus Hukum Seusai Tinggalkan Gedung Putih

Presiden AS Donald Trump, akan menjadi presiden pertama AS yang akan menghadapi kasus hukum seusai meninggalkan Gedung Putih.

Reuters
Presiden Trump berbicara kepada media sebelum menaiki Air Force One di Pangkalan Gabungan Andrews, Selasa (12/1/2021). 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump, akan menjadi presiden pertama AS yang akan menghadapi kasus hukum seusai meninggalkan Gedung Putih.

Presiden Donald Trump telah berhasil menghadapi dan mengatasi krisis paling parah dari kampanye pertamanya.

Dia membantah tuduhan pelecehan seksualnya pada rekaman "Access Hollywood" sebagai obrolan yang pada akhirnya tidak berbahaya.

"Pembicaraan tentang ruang loker, tidak ada yang perlu dipikirkan," katanya, seperti dilansir The New York Times, Minggu (17/1/2021).

Ketika presiden menghadapi pemakzulan pada 2019 setelah mendesak presiden Ukraina menyelidiki Joe Biden, dia bersikeras itu hanyalah kasus tidak berbahaya.

"Panggilan yang sempurna," katanya, bukan kejahatan tingkat tinggi.

Baca juga: Trump Berencana Terbang dari Gedung Putih ke Mar-a-Lago Saat Pelantikan Joe Biden, Tetangga Menolak

Trump meninggalkan Gedung Putih selambat-lambatnya Rabu (20/1/2021), di tengah sekuel pemakzulan kedua.

Imbalan yang tidak biasa yang dia temui sejak menghasut massa yang rusuh di Washington pada 6 Januari 2021, akan menyeretnya ke kasus hukum.

Dia pernah bersemangat, yang membuatnya seolah-olah kata-katanya akan hancur sendiri sebelum menjadi menghancurkan diri sendiri.

“Sistem paling aman di dunia,” Trump kagum dalam wawancara tahun 2017.

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved