Rabu, 17 Juni 2026

Internasional

Eksekusi Arab Saudi Turun Drastis, Seusai Perubahan Undang-Undang pada 2020

Arab Saudi, selama bertahun-tahun menjadi salah satu algojo paling produktif di dunia. Tetapi, secara dramatis mengurangi jumlah orang yang dihukum m

Tayang:
Editor: M Nur Pakar

"Moratorium pelanggaran terkait narkoba berarti kerajaan memberikan kesempatan kedua kepada lebih banyak penjahat tanpa kekerasan," kata Presiden Komisi HAM Saudi, Awwad Alawwad.

Dalam pernyataan yang diperoleh AP, dia mengatakan perubahan itu mewakili sebuah tanda bahwa sistem peradilan Saudi berfokus pada rehabilitasi daripada hanya pada hukuman.

Baca juga: Insinyur Militer Wanita Arab Saudi Pecahkan Hambatan Gender

Menurut Human Rights Watch, hanya ada lima eksekusi mati untuk kejahatan terkait narkoba tahun lalu di Arab Saudi, semuanya pada Januari 2020.

Deputi Direktur Human Rights Watch Timur Tengah, Adam Coogle mengatakan penurunan eksekusi pertanda positif.

Tetapi otoritas Saudi juga harus menangani sistem peradilan pidana negara yang sangat tidak adil dan bias saat menjatuhkan hukuman.

"Saat pihak berwenang mengumumkan reformasi, jaksa penuntut Saudi masih mengupayakan hukuman mati bagi tahanan profil tinggi.

Arab Saudi harus segera mengakhiri semua eksekusi dan hukuman mati untuk kejahatan tanpa kekerasan.(*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
VS
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved