Biden Cabut Larangan Masuk Warga Muslim, Pada Hari Pertama Jadi Presiden Amerika Serikat
Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden, berencana mengeluarkan sejumlah perintah eksekutif
Bila dibandingkan dengan Ohio, kehadiran demonstran tersebut terbilang kecil. Pasalnya, jumlah demonstran bersenjata di sana hanya sekitar 20 orang. Pukul 16.00 waktu setempat, tidak ada laporan tentang aksi kekerasan atau penangkapan. Polisi yang berjaga lantas mengemasi perlengkapan anti-huruhara mereka, menurut The Detroit Free Press.
Sementara di Gedung Capitol Texas, sekitar 100 pengunjuk rasa muncul. Salah satu pengunjuk rasa yang membawa senapan AR-15 justru mengutuk mereka yang menyerbu Capitol Hill di Washington DC. “Yang harus kita lakukan hari ini adalah berdiskusi, berkumpul, dan membangun jaringan. Dan itu meledak dan dipelintir sepenuhnya di luar proporsinya,” kata salah satu pengunjuk rasa, Ben Hawk.
Di Ibu Kota Oregon, Salem, sekitar selusin pria berbaju hitam, beberapa dengan kemeja Hawaii, berdiri di luar Gedung DPRD dengan senjata laras panjang, Oregonian melaporkan.
Sebelumnya, FBI telah mengeluarkan peringatan tentang kemungkinan kerusuhan di beberapa ibu kota negara bagian pekan lalu setelah penyerbuan Capitol Hill pada 6 Januari. Beberapa ibu kota negara bagian dan Washington DC telah meminta Garda Nasional untuk meningkatkan keamanan menjelang pelantikan Joe Biden pada Rabu besok.(kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/joe-biden-melambaikan-tangan.jpg)