Minggu, 12 April 2026

Ketua DPRK Aceh Besar Ajak Masyarakat Tak Khawatir Ikut Vaksinasi

Ia meminta semua pihak tidak perlu khawatir untuk mengikuti vaksinasi tersebut. Sebab, menurut Iskandar, vaksinasi ini adalah bagian dari upaya

Editor: bakri
For Serambinews.com
Ketua DPRK Aceh Besar,  Iskandar Ali SPd MSi,  disuntik vaksin Sinovac Covid-19 di Puskesmas Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Senin (18/1/2021). 

* Perdana Disuntik Vaksin Covid-19 di Kalangan Dewan

Ia meminta semua pihak tidak perlu khawatir untuk mengikuti vaksinasi tersebut. Sebab, menurut Iskandar, vaksinasi ini adalah bagian dari upaya pemerintah guna memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona di masyarakat. "Mari sama-sama kita ikut vaksinasi ini sebagai bagian dari upaya memutuskan penyebaran  Covid-19 di Aceh Besar. Jangan percaya dengan informasi yang simpang siur," harap Iskandar Ali.

Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali SPd MSi, menjadi orang pertama di kalangan anggota dewan Aceh Besar yang disuntik vaksin Covid-19 produksi Sinovac, Cina. Dalam vaksinasi yang berlangsung di Puskesmas Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (18/1/2021), itu juga ikut disuntik Wakil Ketua dan Ketua Komisi IV DPRK Aceh Besar, Bahtiar ST dan Mahdi Basyah, serta Camat dan Danramil Ingin Jaya, M Kamil Zuhri SSTP dan Kapten Sumastono

"Vaksinisasi ini tujuannya untuk membentuk antibodi kita dalam melawan penularan Covid-19. Mudah-mudahan vaksin produksi Sinovac ini baik dan tidak ada efek samping," ujar Iskandar Ali seusai kegiatan tersebut, kemarin.

Ia meminta semua pihak tidak perlu khawatir untuk mengikuti vaksinasi tersebut. Sebab, menurut Iskandar, vaksinasi ini adalah bagian dari upaya pemerintah guna memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona di masyarakat. "Mari sama-sama kita ikut vaksinasi ini sebagai bagian dari upaya memutuskan penyebaran  Covid-19 di Aceh Besar. Jangan percaya dengan informasi yang simpang siur," harap Iskandar Ali.

Menurut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, vaksin Covid-19 buatan Sinovac  adalah vaksin terbaik yang diberikan pemerintah apalagi diutamakan untuk tenaga kesehatan.  “Jadi, vaksin ini tidak mungkin tidak baik, apalagi tenaga kesehatan sebagai sasaran utamanya adalah pihak yang berada di garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk di masa pandemi ini menjadi sasaran pada tahap pertama,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kadis Kesehatan Aceh Besar, Anita SKM MKes, dan Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar, Muhibuddin alias Ucok Sibreh. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved